Opini  

Dari Ketiga Sifat ini Mana yang Menurut Kalian Lebih Baik

LINTAS24NEWS.com – Masing-masing individu memiliki sifat dan kebiasaan yang berbeda-beda. Bahkan setiap orang akan menyelesaikan suatu masalah dengan cara yang berbeda-beda pula, sesuai dengan sifat yang mereka miliki.

Mari kita simak ini dia perbedaan sifat seseorang antara Idealis, Realistis, dan Pragmatis.

Idealis
Sesuai namanya, idealis adalah sifat yang dimiliki oleh seseorang yang berpendirian kuat. Idealis merupakan suatu sifat dari seseorang yang meyakini kebenaran suatu hal. Hal yang dianggap benar ini dapat berasal dari mana saja. Seperti pengalaman pribadi, pendidikan, lingkungan sekitar, hingga kebiasaan. Karena faktor inilah sifat idealis yang dapat tumbuh dalam diri seseorang.

Seseorang yang memiliki sifat idealis merupakan orang yang mempunyai pandangan yang jelas terhadap siapapun. Umumnya orang yang memiliki sifat ini tidak akan menerima pendapat orang lain, dan fokus pada pemikiran mereka sendiri.

Baca juga:  Hari Santri Nasional, Doktor Qustulani: Jangan Ada Pemikiran Dikotomi Pemerintah Atas Pesantren

Realistis
Realistis adalah sifat seseorang yang memikirkan segala sesuatu sesuai dengan kemampuan yang dimilikinya, tidak berlebihan. Pemikiran orang yang memiliki sifat ini cenderung lebih sesuai dengan kenyataan yang ada. Seseorang yang realistis mempunyai pola pemikiran yang nyata , bahkan mereka pun tidak akan memimpikan sesuatu yang besar melebihi kemampuannya.

Pragmatis
Pragmatis adalah sifat yang suka berpikir secara mudah dan praktis. Seseorang yang mempunyai sifat ini akan lebih mengutamakan pemikiran yang praktis agar mendapatkan tujuan yang diinginkan. Seseorang dengan sifat ini akan mengikuti orang lain dalam mengambil tindakan, meskipun itu hal yang salah.

Baca juga:  Membuat Media (Siber), Catatan Hendry Ch Bangun

Lalu Sifat Mana Yang Lebih Baik?
Jawabannya Tidak Ada! Setiap sifat memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Akan lebih baik jika kita mengambil hal baik dari ketiga sifat di atas lalu menerapkannya ke dalam kehidupan.

Kita boleh memiliki sifat realistis karena itu akan membantu kita berpikir lebih rasional dan mengikuti kenyataan.

Namun kita juga bisa bermimpi seperti sifat idealis, dengan usaha keras mimpi yang kalian inginkan akan terwujud. Lalu kita juga terkadang perlu menerapkan sifat pragmatis, agar cara berpikir kita lebih mudah dipahami.

Jadi idealis, realistis, dan pragmatis harus dijalankan secara bersamaan, agar tidak cenderung menggunakan satu sifat saja yang akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

Baca juga:  JAROS ‘Jaringan Organ Santri’ 24: Halal Bihalal dan Budaya Konsolidasi Bangsa

(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *