Tabrak Perbup No. 12 Tahun 2022, Anak 7 Tahun Warga Pangkalan Terlindas Truk Tanah

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Truk tanah yang melintas di Desa Pangkalan, Kecamatan Teluknaga memakan korban, Kali ini truk tanah melindas Hanif Aqila Ghaisan (7 tahun) duduk di kelas 1 SD, yang sedang membeli pulsa bersama saudaranya di Jalan raya Desa Pangkalan.

Kejadian sekitar pukul 09:00 WIB, korban berada di atas motor yang sedang menanti saudaranya membeli pulsa. Tiba-tiba dari belakang ada truk tanah yang melintas, lalu menyenggol motor yang di tumpangi korban.

Akibat senggolan tersebut, korban terpental hingga akhirnya korban terlindas truk tanah, seketika itu korban meninggal dunia di tempat kejadian.

Menurut Muhammad, salah satu warga yang mengetahui kejadian tersebut mengatakan, korban memang sedang berada di motor, tiba-tiba ada truk tanah yang melintas dan menyenggol motor dan juga korban, akibatnya korban terpental dan langsung terlindas ban depan truk.

Baca juga:  Gempa Bumi Berkekuatan 6,4 Magnitudo Mengguncang Kabupaten Garut Jawa Barat

“Saat kejadian itu, mobil truk tanah yang sedang melintas menyenggol dan menyeret korban, sehingga korban terpental lalu masuk ke ban depan yang akhirnya korban meninggal dunia akibat terlindas,” kata Muhamad kepada wartawan, Minggu (24/09/2023).

Muhamad menambahkan, akibat kejadian tersebut warga sekitar yang sudah berkumpul yang melihat kejadian tersebut, langsung merusak mobil truk tanah tersebut, sementara supir kabur saat di udak warga.

“Saat itu Polisi sudah datang, Warga sekitar yang sudah banyak ngamuk dan merusak mobil truk tersebut, tidak tau supir kemana. Orang Tua korban yang sudah datang langsung histeris melihat anaknya terlindas truk tanah,” ucap Muhamad.

Baca juga:  Satu Warga Meninggal Dunia Akibat Terdampak Banjir di Lahat

“Atas kejadian tersebut saya atas nama masyarakat cuma meminta kepada pemerintah, untuk menegakkan Peraturan Bupati (Perbup) No. 12 Tahun 2022 tentang Pembatasan Waktu Operasional Kendaraan Angkutan Barang kepada para transporter truk tanah yang seharusnya melintas, dari jam 22:00 WIB sampai Jam 05:00 WIB, tolong di tegakkan oleh pihak pemda, pihak kecamatan dan Desa, yang punya wilayah, jangan sampai terjadi lagi warga yang melintas di jalan raya tergeleng lagi dan laka lantas akibat truk tanah proyek pengembangan PIK di kecamatan teluk Naga,” tegas Muhamad.

Kanit Laka Lantas Polsek Teluknaga Ipda Amsir menuturkan, kejadian tersebut saat ini sudah dilimpahkan dan ditangani Satlantas Polres Metro Tangerang Kota. Bahkan supirnya sudah di bawa dan sedang di proses di Polres Metro Tangerang Kota.

Baca juga:  BRMB Ultimatum Pemprov DKI Jakarta dan APH Usut Masalah PT Bajamarga Kharisma Utama

“Kasus ini ditangani langsung Polres Metro Tangerang Kota, untuk data lengkap bisa ditanyakan ke Satlantas Polres. Kita, sudah evakuasi truk dan membawa korban ke RSUD Kabupaten Tangerang,” pungkas Amsir.

(Ibong/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *