Peduli Kesehatan Pelajar, Kapolsek Pakuhaji Gelar Vaksinasi Anak SD Usia 6-11 Tahun

LINTAS24NEWS.com – KABUPATEN TANGERANG – Polisi Sektor (Polsek) Pakuhaji, Polres Metro Tangerang Kota, laksanakan vaksinasi Covid-19 di Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kiara Payung 1, Desa Kiara Payung, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, Kamis (16/12/2021).

Kapolsek Pakuhaji, Polres Metro Tangerang Kota, AKP Dodi Abdul Rohim mengatakan, kegiatan vaksinasi kali ini adalah upaya Polri membantu pemerintah dalam menangani wabah Corona Virus Disease 19 (Covid-19) yang terjadi di negeri ini. Namun kali ini, vaksinasi menyasar anak-anak sekolah usia 6 sampai 11 tahun.

“Alhamdulillah hari ini kita (Polsek Pakuhaji_red) sukses melaksanakan vaksinasi dosis Sinovac untuk anak SD usia 6-11 tahun,” kata Dodi saat ditemui di ruangannya, Rabu (15/12/2021).

Baca juga:  April Mendatang Mal Pelayanan Publik Tangsel Dibuka

Baca Juga: Program Vaksinasi Merdeka Terus Digencarkan Polsek Pakuhaji Bersama Pemdes Rawaboni

Dikatakan Dodi, sebanyak 192 anak usia 6-11 tahun yang sudah terdaftar vaksin, namun ada 2 orang yang tidak bisa divaksin lantaran sedang sakit.

Dalam vaksinasi saat ini, Dodi mengaku sangat bangga, pasalnya setiap anak yang dilakukan vaksinasi didampingi langsung oleh orang tuanya masing-masing.

“Antusias sekali bang, orang tua anak (Siswa SDN Kiara Payung_red) ikut melihat tahapan vaksin dan mendampinginya,” ujarnya.

Dijelaskan Dodi, Proses Skrining dan alat kesehatan (Alkes) yang digunakanpun dalam vaksinasi anak usia 6-11 tahun kali ini menggunakan teknologi digital, agar akurasi pengecekan lebih tepat.

Baca juga:  Percepatan Penanganan Covid-19, Koramil 02/Curug Lakukan PPKM Mikro di Wilayah

“Penangananya beda (Skrining_red) untuk anak, lebih teliti dan mendetail pengecekan kesehatannya,” imbuhnya.

Baca Juga: 7 Toko di Pasar Kemis Tangerang Ludes Terbakar, 2 Orang Jadi Korban

Dodi berharap, dengan meningkatnya herd immunity masyarakat, serta terpenuhinya kebutuhan vaksin anak usia 6-11 tahun khususnya pelajar, kedepan kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka akan kembali normal dan roda perekonomian pun pulih.

“Mudah-mudahan sekolah segera normal, ekonomi bangkit dan kesehatan masyarakat pulih,” pungkasnya. (Red/Ade Bontot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *