Camat Sepatan Bersama Unsur Muspika Lakukan Penindakan PPKM Darurat Di Malam Idul Adha

LINTAS24NEWS.com – Menjelang malam takbir hari raya Idul Adha, Camat Sepatan bersama unsur Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Sepatan dan Sepatan Timur menggelar penindakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Kegiatan tersebut diawali gelar apel bersama dengan melibatkan Kapolsek, Danramil, Dishub, Senkom, beserta staf Kecamatan yang dilaksanakan sekira pukul 16.30 Wib, di lapangan Kecamatan Sepatan. Kemudian pada pukul 20.00 Wib, dilanjutkan dengan melakukan penindakan PPKM bagi yang melanggar batas waktu yang sudah ditentukan.

Poto: Apel Bersama Muspika Sepatan di lapangan Kecamatan Sepatan, Senin (19/7/2021)

Camat Sepatan Dadang Sudrajat, S.Sos., MM., M.Si mengatakan, dalam menyambut hari raya Idul Adha Pemerintah Kecamatan dan unsur Muspika lainnya ingin menjadikan suasana yang kondusif, ama dan nyaman serta tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

Baca juga:  Camat Periuk Didampingi Kepala UPT Damkar Periuk Berpatroli Air Menggunakan Perahu Boat

“Dalam menyambut hari raya Idul Adha, kita ingin diwilayah di malam takbir tetap kondusif, aman dan nyaman, dan tetap menjaga prokes,” kata Camat Sepatan Dadang Sudrajat kepada lintas24news.com, Senin (19/7/2021).

Baca Juga: Forkopimcam Sepatan Gelar Apel Pasukan, Camat Sepatan: Tidak Melaksanakan Takbir Keliling

Dalam kegiatan tersebut, terdapat beberapa pedagang masih membandel dengan berjualan diatas jam yang sudah ditetapkan. Dengan tegas namun tetap humanis, pelanggar tersebut diberikan himbauan agar segera merapihkan jualannya.

“Kita tidak berikan sangsi, jika mereka melanggar kita himbau untuk tidak melakukannya lagi. jika melanggar lagi, kita himbau dan meminta menutup kegiatannya yang melampaui batas waktu yang sudah ditetapkan dalam PPKM Darurat,” ungkap Dadang.

Baca juga:  Bupati Zaki Terima 1000 Paket Sembako dan Vitamin dari Perumdam TKR

Baca Juga: Camat Sepatan Pimpin Gempuran Sampah Yang Nantinya Akan Disulap Jadi Tanaman Hias

Dadang berharap tumbuhnya kesadaran masyarakat dengan mentaati peraturan tanpa harus diingatkan, kebijakan tersebut semata-mata demi menekan jumlah penularan kasus Covid-19.

“Mudah-mudah mereka bosan diingatkan dan jadi sadar, bukan maksud kami ingin menyusahkan, akan tetapi agar kasus penyebaran Covid-19 ini semakin sedikit dan kedepannya bisa normal kembali melewati masa pandemi ini,” harapnya. (Red/Ros)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *