Tangerang, Lintas24News.com — Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Dwi Chandra Budiman, S.STP., M.Si., meraih penghargaan kategori Tokoh Inspiratif – Exemplary and Innovative Civil Servant dalam ajang Malam Anugerah Banten TangerangPos Awards 2026, Jumat malam (16/10/2026). Penghargaan ini menjadi apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong keterbukaan informasi publik dan memperkuat komunikasi pemerintahan melalui media digital.
Penghargaan tersebut menyoroti pentingnya adaptasi aparatur pemerintah terhadap perkembangan teknologi informasi. Di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat, pemerintah dituntut mampu menyampaikan informasi secara transparan, cepat, dan mudah dipahami.
Bagi Dwi Chandra, pemanfaatan media digital menjadi bagian dari upaya mendekatkan pelayanan informasi kepada masyarakat. Melalui optimalisasi kanal media sosial resmi Kecamatan Kelapa Dua, informasi mengenai pelayanan, pembangunan, program pemerintah, hingga kegiatan kemasyarakatan dapat disampaikan kepada warga secara lebih luas.
Pendekatan komunikasi yang informatif dan humanis juga menjadi unsur penting dalam membangun hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Informasi yang mudah diakses diharapkan membantu warga memahami program serta layanan yang tersedia.
Komunikasi Digital sebagai Bagian dari Pelayanan Publik
Transformasi digital telah mengubah cara masyarakat mencari, menerima, dan memahami informasi. Perubahan ini mendorong pemerintah untuk menyesuaikan pola komunikasi agar lebih responsif terhadap kebutuhan warga.
Dalam konteks pemerintahan tingkat kecamatan, media sosial dapat menjadi sarana untuk menyampaikan informasi pelayanan sekaligus memperluas jangkauan publikasi kegiatan pemerintah. Namun, efektivitas komunikasi tidak hanya ditentukan oleh kecepatan penyampaian, tetapi juga oleh kejelasan isi dan kemudahan masyarakat dalam memahami informasi tersebut.
Optimalisasi kanal digital Kecamatan Kelapa Dua menjadi salah satu pendekatan untuk mendukung komunikasi yang lebih terbuka. Upaya ini juga memperlihatkan pentingnya kemampuan aparatur dalam memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai bagian dari penyelenggaraan pelayanan publik.
Dengan komunikasi yang terarah, informasi pemerintahan diharapkan tidak berhenti sebagai publikasi kegiatan, tetapi dapat membantu masyarakat mengetahui program, memahami kebijakan, dan mengakses layanan yang dibutuhkan.
Dwi Chandra: Penghargaan untuk Kerja Bersama
Dwi Chandra Budiman menyampaikan bahwa penghargaan yang diterimanya bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan apresiasi atas kerja bersama seluruh pihak yang mendukung peningkatan kualitas pelayanan informasi publik.
“Alhamdulillah, sangat bersyukur atas penghargaan yang diberikan oleh panitia. Kami mengucapkan terima kasih kepada pimpinan, keluarga, dan rekan-rekan organisasi yang telah memberikan dukungan serta ruang kreativitas untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik,” ujar Dwi Chandra.
Ia menegaskan bahwa upaya membangun komunikasi publik yang baik tidak terlepas dari kontribusi jajaran aparatur kecamatan, insan pers, dan masyarakat.
“Ini bukan untuk saya pribadi, tetapi untuk seluruh tim Kecamatan Kelapa Dua, para staf, rekan-rekan media, dan masyarakat yang selama ini mendukung keterbukaan informasi publik,” katanya.
Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kolaborasi dalam membangun komunikasi pemerintahan. Pemanfaatan teknologi digital memerlukan dukungan sumber daya manusia, koordinasi antarpihak, serta komitmen untuk menyediakan informasi yang relevan bagi masyarakat.
Keterbukaan informasi juga menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik. Masyarakat membutuhkan akses terhadap informasi yang jelas, sedangkan pemerintah perlu memastikan bahwa informasi mengenai program dan pelayanan dapat dipahami dengan baik.
Ketua PWI Kabupaten Tangerang Apresiasi Komunikasi Publik
Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tangerang, Hendra Wijaya, turut mengapresiasi penghargaan yang diraih Dwi Chandra Budiman. Menurutnya, keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat merupakan bagian penting dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas.
“Dwi Chandra merupakan sosok birokrat yang perlu diapresiasi atas upayanya mendorong komunikasi publik yang lebih terbuka dan informatif. Di era digital, pemerintah dituntut tidak hanya menjalankan program, tetapi juga mampu menyampaikan informasi secara jelas, mudah diakses, dan dapat dipahami masyarakat,” ujar Hendra.
Ia menilai hubungan yang konstruktif antara pemerintah dan insan pers turut mendukung penyebarluasan informasi kepada masyarakat. Komunikasi yang terbuka dapat membantu media memperoleh informasi yang dibutuhkan sekaligus mendorong pemberitaan yang akurat dan berimbang.
“Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan informasi publik. Kami berharap semangat keterbukaan dan kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat dapat terus diperkuat,” tambahnya.
Sinergi antara pemerintah dan pers berperan dalam membangun ekosistem informasi yang sehat. Pemerintah perlu menyediakan akses informasi yang memadai, sementara pers tetap menjalankan fungsi jurnalistik secara profesional dan independen.
Keterbukaan komunikasi bukan berarti menghilangkan ruang kritis pers. Sebaliknya, akses informasi yang baik dapat mendukung proses verifikasi dan membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat serta berimbang.
Membangun Kepercayaan melalui Komunikasi yang Terbuka
Penghargaan Tokoh Inspiratif 2026 menjadi momentum bagi Dwi Chandra Budiman untuk terus mendorong penguatan komunikasi publik digital di Kecamatan Kelapa Dua.
Di tengah perkembangan teknologi, reputasi aparatur publik tidak hanya dibangun melalui penghargaan, tetapi juga melalui konsistensi kerja, keterbukaan terhadap kebutuhan warga, dan kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.
Keberhasilan komunikasi pemerintahan pun tidak cukup diukur dari banyaknya informasi yang dipublikasikan atau luasnya jangkauan media sosial. Hal yang lebih mendasar adalah sejauh mana informasi tersebut membantu masyarakat memahami program pemerintah, mengakses pelayanan, dan memperoleh jawaban atas kebutuhan mereka.
Karena itu, komunikasi publik digital perlu ditempatkan sebagai bagian dari pelayanan, bukan sekadar sarana publikasi. Teknologi akan memberikan nilai lebih ketika digunakan untuk memperluas akses informasi, memperkuat keterbukaan, dan membangun hubungan yang lebih responsif antara pemerintah dengan masyarakat.
Bagi Dwi Chandra Budiman, penghargaan ini menjadi pengakuan sekaligus momentum untuk terus mengembangkan komunikasi pemerintahan yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan publik. Pada akhirnya, kualitas komunikasi tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak informasi disampaikan, tetapi juga oleh seberapa jauh informasi tersebut memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. (*)
