Lima Manfaat Bawang Putih, Ini Kata dr. Zaidul Akbar

Zaidul Akbar
dr. Zaidul Akbar

LINTAS24NEWS.com – Bawang putih merupakan salah satu bahan makanan paling serbaguna, yang sudah biasa dimanfaatkan untuk berbagai hal, mulai dari masakan, penyedap, hingga kesehatan. Manfaat bawang putih untuk kesehatan dari tanaman yang termasuk dalam genus Allium ini juga telah disebutkan dalam berbagai catatan medis kuno yang ditemukan di Cina, India, Mesir, Yunani dan Roma.

Perlu diketahui, bahwa ada beberapa manfaat bawang putih bagi kesehatan kita yakni mengurangi tekanan darah tinggi, mengurangi risiko kanker paru-paru, menghancurkan sel kanker otak, sebagai antibiotik, menurunkan kolesterol dan LDL.

Hal tersebut dikatakan oleh praktisi kesehatan dalam keterangan yang ditonton tim lintas24news.com pada kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, Sabtu (11/2/2023).

Menurut dr. Zaidul Akbar manfaat bawang putih ternyata sangat dahsyat kesehatan, selain mengencerkan darah dan sebagai antibiotik.

“Masyarakat Indonesia kebiasaannya itu makan bawang putih yang sudah dijadikan atau dimanfaatkan sebagai sambal, nah biasanya sambal itu kan dibuat terdiri dari bahan bawang, serai dan minyak yang bisa juga diganti dengan minyak zaitun,” kata dr. Zaidul Akbar.

Lanjutnya, dr. Zaidul Akbar juga membeberkan bahan-bahan tersebut bisa dicampur dengan tomat, nasi merah, serta bahan dapur lainnya.

“Makanlah dengan cara yang benar dan halal maka tubuh akan menjadi sehat, karena semua makanan yang tidak sehat akan mempengaruhi otak atau pikiran,” ujarnya.

Baca juga:  Majlis Taklim Nurul Hikmah Gelar Pengajian dan Ngaliwet bersama Forsuli Indonesia

dr. Zaidul Akbar juga menambahkan, kalau orang tidak sehat maka bisa dicek bagaimana makanannya.

“Jika makanan yang dimakan itu tidak sehat, maka pikiran pun tidak sehat,” pungkasnya dr. Zaidul Akbar.

dr. Zaidul Akbar mengungkapkan, bahwa Allah SWT tahu tentang segala penyakit dan obatnya, misalnya penyakit kanker.

“Obat antikanker, salah satunya adalah rimpang-rimpangan, yakni kunyit, jahe, lengkuas dan serai,” ungkapnya.

Sedangkan penyakit gatal bisa diobati dengan jahe, lengkuas serta serai dengan cara bahan-bahan dapur tadi diblender atau dihancurkan dan ditaruh pada luka gatal dengan cara dibalut. Selain itu, ada juga yang direbus lalu airnya diminum.

“Jadi ketika sudah sehat kita sebagai hamba Allah supaya meningkatkan ketaatan, jangan sampai diberikan sakit. Walaupun sakit itu sebagai pelebur dosa yang kita perbuat, kebiasaan kita kadang lupa terhadap dua masalah ini, yaitu sehat dan waktu luang,” sambung dr. Zaidul Akbar.

dr. Zaidul Akbar menjelaskan lima manfaat bagi kesehatan yakni mengurangi tekanan darah tinggi, bahwa penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke merupakan pembunuh terbesar di dunia.

“Tekanan darah tinggi atau hipertensi, menjadi salah satu pemicu yang menyebabkan penyakit ini, maka suplemen bawang putih diketahui memiliki dampak yang signifikan pada pengurangan tekanan darah terhadap orang dengan hipertensi, jadi sama efektifnya dengan obat-obatan biasa,” jelasnya.

Baca juga:  Musrenbang Kecamatan Sukadiri Fokuskan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Kendati demikian, bawang putih juga dapat mengurangi risiko kanker paru-paru, studi dalam jurnal Cancer Prevention Research telah melakukan wawancara tatap muka dengan 1.424 pasien kanker paru-paru dan 4.543 orang sehat.

“Hasilnya, orang yang makan bawang putih mentah setidaknya dua kali seminggu memiliki risiko 44 persen lebih rendah terkena kanker paru-paru dan pola gaya hidup seperti kebiasaan merokok serta seberapa sering makan bawang putih. Maka hasilnya, hubungan pelindung antara asupan bawang putih dan kanker paru-paru telah diamati dengan pola dosis-respons menunjukkan, bahwa bawang putih berpotensi berfungsi sebagai agen kemo-preventif untuk kanker paru-paru,” tambahnya.

dr. Zaidul Akbar juga menuturkan bawang putih dapat menghancurkan sel kanker otak. Sebuah penelitian dari Medical University of South Carolina dalam jurnal Cancer menyebutkan, senyawa-senyawa yang berasal dari tanaman itu dikenal sebagai obat alami untuk mengendalikan pertumbuhan ganas sel-sel tumor otak manusia.

“Senyawa organo-sulfur yang ditemukan dalam bawang putih ternyata efektif dalam menghancurkan sel-sel pada glioblastoma, yakni sejenis tumor otak yang mematikan,” tuturnya.

Baca juga:  Kades Arsin bersama Jajaran Pemdes Kohod Takziah ke Rumah Warga yang Berduka

dr Zaidul Akbar juga menyampaikan bahwa bawang putih sebagai antibiotik. Karena kandungan dalam bawang putih diketahui memiliki efek 100 kali lebih baik daripada dua antibiotik populer dalam memerangi bakteri Campylobacter.

“Bakteri Campylobacter adalah salah satu penyebab paling umum seseorang bisa terkena infeksi usus,” ucapnya.

Lanjut dr Zaidul Akbar, bawang putih dapat menurunkan kolesterol dan LDL. Mengonsumsi bawang putih mentah setiap hari ternyata bisa menjadi obat dan mengurangi jumlah kolesterol LDL (kolesterol jahat) sekitar 10-15 persen.

“Meskipun kadar trigliserida yang tinggi merupakan sebuah faktor risiko lain yang diketahui untuk penyakit jantung, tetapi bawang putih diketahui tidak memiliki efek signifikan pada kadar trigliserida,” imbuhnya.

(Bandi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *