Berita  

Lewat Surat Terbuka, Korban Pengeroyokan Minta Perkaranya Jadi Atensi Kapolda Metro

Korban Penganiyaan
Surat terbuka korban penganiayaan yang ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya Irjen Karyoto.

LINTAS24NEWS.com, JAKARTA – Nurlaelah merupakan korban penganiyaan pengeroyokan yang terjadi di Jalan Setiawan 2, Kelurahan Tengah, Kecamatan Kramatjati Jakarta Timur meminta keadilan kepada Kapolda Metro Jaya IRJEN Karyoto, Senin (14/8/2023).

Surat terbuka yang ditujukan kepada Kapolda Metro Jaya IRJEN Karyoto atas perkara dugaan pengeroyokan yang ditangani oleh Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur Polda Metro Jaya terkesan lambat penanganannya.

Menurut Nurlaelah mengatakan, hanya meminta keadilan kepada Kapolda Metro Jaya atas perkara yang ditangani oleh Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur. Karena sampai saat ini perkara tersebut belum ada kejelasan hukumnya.

“Saya minta kepada Bapak Kapolda Metro Jaya untuk dapat mengatensi perkara saya di Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur Polda Metro Jaya,” kata Nurlaelah, Senin (14/8/2023).

Baca juga:  Muhamad Obo Berprofesi Petani jadi PKD Desa Gempol Sari

Nurlaelah sebagai korban penganiayaan merasa dirinya tak mendapatkan keadilan. Pasalnya, terlapor sampai saat ini masih melenggang bebas di luar belum diamankan oleh pihak kepolisian Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur.

“Sekali lagi saya minta keadilan kepada Bapak Kapolda Metro Jaya agar proses hukum di Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur tidak terkesan tertutup dan lamban,” pintanya.

Sementara itu Angga Apria Siswanto kerabat dari Nurlaelah mengatakan, proses perkara hukum di Polsek Kramatjati Polres Jakarta terkesan lambat, pasalnya sudah hampir 1 bulan belum ada pergerakan dari pihak Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur, ujarnya.

“Menurut informasi yang kita dapat bahwa baru satu terlapor yang dipanggil oleh pihak penyidik Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur, masa iya perkara sudah hampir 1 bulan hanya baru satu terlapor yang dipanggil oleh penyidik Polsek Kramatjati, ada apa dengan perkara tersebut,” ucapnya.

Baca juga:  Kasus Pengeroyokan Wartawan Kini Naik ke PN Tangerang 1 Terdakwa 4 DPO

Lebih lanjut menurut Angga, Mau ada kedekatan dengan siapapun Terlapor harus tetap diproses secara hukum, jangan mentang-mentang ada kedekatan dengan oknum terlapor masih melenggang bebas, penegakan hukum harus tetap ditegakkan jangan pandang bulu, lanjutnya.

“Pak Kapolda harus turun tangan mengenai perkara ini, jangan sampai dikotori oleh oknum yang tidak bertanggung jawab, Negara kita negara hukum jadi hukum harus ditegakkan di Negara ini,” kata Angga.

Lebih lanjut Angga mengatakan, kalau pihak penyidik Polsek Kramatjati tidak cepat mengamankan terlapor, dengan terpaksa akan menggelar aksi unjuk rasa di depan Mapolsek Kramatjati.

“Kami ini sering menggelar aksi di Mabes Polri demi tegaknya hukum berkeadilan, kami hanya minta ke Polsek Kramatjati Polres Jakarta Timur untuk segera menyelesaikan perkara yang menimpah keluarga kami,” tandasnya.

Baca juga:  Polsek Pakuhaji Polrestro Tangerang Gelar Syukuran 5 Orang Anggota Naik Pangkat

(Adi/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *