Cabuli Adik Sepupunya di Kamar, Pelaku: Saya Khilaf Karena Tidak Tahan

Adik sepupu
Unit PPA dibantu Tim Resmob Polres Serang mengamankan pelaku tega cabuli adik sepupunya.

LINTAS24NEWS.com, BANTEN – Satreskrim Polres Serang berhasil menangkap pelaku cabul terhadap anak dibawah umur yang merupakan adik sepupu dari si pelaku.

Pelaku berinisial NU (28) warga Desa Pudar, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, tega memperkosa adik sepupunya saat tengah tidur.

NU seorang buruh serabutan ini diringkus personil Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) dibantu Tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang di rumah kerabatnya di wilayah Kecamatan Kresek, Kabupaten Tangerang, pada Selasa (27/6/2023) malam.

Wakapolres Serang Kompol Rifki Seftirian menjelaskan, kasus rudapaksa yang menimpa gadis berusia 14 tahun itu terjadi pada Kamis (1/6/3023) sekira pukul 15.00 WIB. Pada sore hari itu, korban sedang tidur di kamarnya di Desa Pudar.

“Karena di rumah hanya ada korban, tersangka masuk ke dalam kamar lalu menggerayangi tubuh sepupunya yang sedang terbaring diatas tempat tidur,” ungkap Rifki pada Rabu (28/6/2023).

Baca juga:  Polisi Tangkap Pelaku Anak Dibawah Umur dan Sita 11 Paket Sabu

Merasa ada yang menggerayangi tubuhnya, seketika korban terbangun dan mencoba menghindar ke sudut tempat tidur.

Namun tersangka yang tak bisa membendung birahinya itu mengejar korban, lalu membekap dan mengancam agar tidak melawan.

“Lantaran takut akan ancaman, korban hanya bisa menangis saat sepupunya melampiaskan nafsu bejadnya. Usai melampiaskan nafsu bejadnya, tersangka kembali mengancam agar peristiwa tersebut tidak dilaporkan ke orangtuanya,” kata Rifki.

Lebih lanjut dikatakan Rifki, setelah kejadian tersebut korban mengalami sakit di area sensitive-nya. Karena tidak kuat, korban menceritakan kepada orangtuanya.

Mendapat laporan dari anaknya, pihak keluarga tidak merasa terima dan melaporkan kasus tersebut ke Mapolres Serang pada Kamis (15/6/2023).

Baca juga:  Asyik Berjudi Menunggu Waktu Sahur, Warga Kecamatan Ciruas Langsung Digelandang ke Mapolres Serang

“Mengetahui dirinya telah dilaporkan, tersangka mencoba melarikan diri dengan bersembunyi ke rumah kerabat lainnya di daerah Kresek, Tangerang,” terang Rifki.

Berbekal dari laporan serta hasil visum, personil Unit PPA dibantu Tim Resmob segera memburu tersangka di rumahnya namun tidak berhasil ditemukan. Setelah mendapat informasi jika tersangka ada di Tangerang, tim gabungan yang dipimpin Ipda Iwan Rudini langsung bergerak.

“Tersangka berhasil ditangkap di rumah kerabatnya sekitar pukul 21.00 dan kemudian dibawa ke Mapolres Serang untuk dilakukan pemeriksaan,” jelasnya.

Kepada petugas, NU yang tega berbuat cabul tersebut diketahui sudah beristri dan memiliki satu anak dan mengaku khilaf, tidak kuat menahan nafsu saat melihat tubuh adik sepupunya saat terbaring di kamarnya.

“Saya khilaf karena tidak tahan melihat tubuh adik sepupu yang terbaring tidur di kamar. Kebetulan di rumah sedang tidak ada orang lain jadi terdorong ingin melampiaskan nafsu,” akunya.

Baca juga:  Ops Premanisme, Polres Serang Kota Amankan Dua Juru Parkir Liar

Akibat dari perbuatannya, tersangka  dijerat Pasal 81 Ayat (1) dan ayat (2) Jo Pasal 82 Ayat (1) UU RI No.17 Tahun 2016 dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun  penjara.

(Adi/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *