Lintas24News.com — Kanker ginjal tidak hanya menyerang kelompok tertentu, tetapi bisa dialami siapa saja. Penyakit ini sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal, sehingga banyak kasus baru terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut.
Kanker ginjal terjadi akibat pertumbuhan sel abnormal pada organ ginjal hingga membentuk tumor. Organ ini memiliki peran penting dalam menyaring limbah darah, menjaga keseimbangan cairan, serta mengatur tekanan darah.
Menurut dr. Harun Wijanarko Kusuma, dokter spesialis urologi, kanker ginjal kerap tidak menimbulkan keluhan di tahap awal.
“Banyak kasus ditemukan secara tidak sengaja saat pasien menjalani pemeriksaan seperti USG atau CT Scan untuk keluhan lain. Karena itu, pemeriksaan kesehatan secara berkala sangat penting,” ujarnya, Rabu, 25 Maret 2026.
Sejumlah faktor dapat meningkatkan risiko kanker ginjal, di antaranya kebiasaan merokok, obesitas, tekanan darah tinggi, riwayat keluarga, serta pertambahan usia. Karena itu, penting bagi masyarakat untuk lebih waspada dan menjaga pola hidup sehat.
Meski sering tanpa gejala di awal, ada beberapa tanda yang perlu diwaspadai, seperti kencing berdarah (hematuria), nyeri pinggang yang menetap di satu sisi, munculnya benjolan di area perut atau pinggang, penurunan berat badan tanpa sebab jelas, mudah lelah, hingga demam berkepanjangan.
dr. Harun mengingatkan agar gejala tersebut tidak diabaikan.
“Jika mengalami kencing berdarah atau nyeri pinggang yang tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter untuk memastikan penyebabnya,” katanya.
Deteksi dini menjadi langkah penting dalam meningkatkan peluang kesembuhan. Pemeriksaan seperti USG abdomen, CT Scan, serta medical check-up rutin dapat membantu menemukan kelainan sejak tahap awal.
Untuk penanganannya, terdapat berbagai pilihan terapi yang disesuaikan dengan kondisi pasien, seperti operasi, targeted therapy, imunoterapi, hingga ablasi tumor.
Direktur Bethsaida Hospital Serang, dr. Tirta Mulya, menyebutkan bahwa teknologi medis saat ini memungkinkan deteksi penyakit secara lebih cepat dan akurat.
“Melalui pemeriksaan rutin, berbagai penyakit termasuk kanker ginjal dapat dideteksi lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan secara optimal,” ujarnya.
Kesadaran akan faktor risiko dan gejala kanker ginjal menjadi langkah awal yang penting agar penyakit ini dapat dicegah dan ditangani lebih cepat sebelum berkembang lebih jauh. (*)

