Kota Tangsel, Lintas24News.com — Banteng Banten FC melaju ke ajang Soekarno Cup 2026 di Surabaya dengan membawa target juara. Sebanyak 25 pemain terbaik Banten resmi diberangkatkan untuk memperjuangkan prestasi sekaligus mengharumkan nama Provinsi Banten di panggung sepak bola nasional.
Skuad yang terdiri atas 20 pemain U-17 dan lima pemain senior itu dilepas langsung oleh Sekretaris DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Wanto Sugito, di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Tangerang Selatan, Sabtu (8/8/2026) malam.
Jajaran pengurus partai, anggota legislatif, manajemen, tim pelatih, serta orang tua pemain turut hadir memberikan dukungan sebelum rombongan bertolak menggunakan bus menuju Surabaya.
Wanto mengatakan keberangkatan Banteng Banten FC bukan sekadar untuk mengikuti kompetisi. Para pemain membawa harapan besar untuk menunjukkan kemampuan terbaik dan mengharumkan nama Banten melalui prestasi olahraga.
“Ini bukan sekadar melepas tim sepak bola. Anak-anak kita berangkat membawa semangat, harapan, dan keyakinan untuk membawa nama baik Provinsi Banten,” kata Wanto.
Wanto Tekankan Tiga Modal Utama
Wanto optimistis Banteng Banten FC mampu bersaing dan mewujudkan target juara dalam Soekarno Cup 2026. Keyakinan itu didukung persiapan intensif yang telah dijalani tim selama beberapa bulan terakhir.
Menurutnya, ada tiga fondasi utama yang harus terus dijaga para pemain, yakni latihan yang baik, disiplin, dan kerja sama tim.
“Kalau ingin menang, ada tiga hal: latihan yang baik, disiplin, dan kerja sama tim. Saya melihat tiga hal itu sudah ada di Banteng Banten,” ujarnya.
Ia mengingatkan, target juara harus dibarengi dengan kerja keras dan kesungguhan. Para pemain juga diminta tetap rendah hati serta tidak menganggap remeh setiap lawan.
“Kalau kita punya keinginan yang kuat dari dalam hati, alam semesta akan membantu mewujudkannya. Tetapi cita-cita besar harus dibarengi usaha yang sungguh-sungguh,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Wanto menitipkan tiga pesan kepada para pemain, yakni menjaga sportivitas, mempertahankan kekompakan, dan memberikan kemampuan terbaik di setiap pertandingan.
“Kita ingin menang, tetapi menanglah dengan cara yang terhormat. Sportivitas harus tetap dijaga,” tegasnya.
Wanto juga mengingatkan bahwa atmosfer pertandingan di Surabaya akan berbeda dengan laga-laga uji coba yang telah dijalani sebelumnya. Tekanan mental dan psikologis harus mampu dihadapi bersama sebagai sebuah tim.
“Tahun ini Banten bisa mengirimkan tim terbaik. Karena itu, berikan kemampuan terbaik kalian,” ujarnya.
Menurut Wanto, perjuangan Banteng Banten FC tidak semata-mata diukur dari hasil akhir. Disiplin, sportivitas, kekompakan, serta kemampuan menjaga nama baik Banten juga menjadi bagian penting dari keberhasilan tim.
Ratusan Pemain Ikuti Seleksi
Wakil Ketua Bidang Pariwisata, Pemuda dan Olahraga DPD PDI Perjuangan Provinsi Banten, Abraham Garuda Laksono, mengatakan proses pembentukan Banteng Banten FC telah dimulai sejak Mei 2026.
Ratusan pemain muda dari berbagai wilayah di Banten mengikuti proses seleksi. Setelah melewati sejumlah tahapan seleksi dan latihan, terpilih 25 pemain yang dipersiapkan untuk menghadapi Soekarno Cup 2026.
“Setelah proses panjang, Alhamdulillah, inilah 25 putra terbaik Banten yang akan membawa nama Banten di Soekarno Cup 2026,” ujar Abraham yang juga Ketua Panitia Soekarno Cup Banten.
Sejak awal Juli, para pemain menjalani pemusatan latihan dengan tinggal dan berlatih bersama. Program tersebut tidak hanya ditujukan untuk meningkatkan kemampuan teknis, tetapi juga membangun kekompakan dan mental bertanding.
Banteng Banten FC juga menjalani sejumlah laga uji coba sebagai bagian dari evaluasi perkembangan permainan sekaligus menentukan komposisi terbaik sebelum turnamen.
Dari sisi teknis, tim diperkuat head coach berlisensi A, asisten pelatih berlisensi, serta masseur dan tim medis bersertifikat. Seluruh pemain dan ofisial juga telah melalui proses verifikasi dan terdaftar dalam Soekarno Cup 2026.
Laga Perdana Hadapi Runner-up Soekarno Cup 2025
Target juara Banteng Banten FC akan langsung mendapat ujian berat pada laga perdana. Skuad Banten dijadwalkan menghadapi Banteng Bali, runner-up Soekarno Cup 2025, pada 11 Agustus 2026 di Lapangan Thor, Surabaya.
Pertandingan tersebut menjadi ujian awal bagi Banteng Banten setelah menjalani proses seleksi, pemusatan latihan, dan sejumlah laga uji coba selama beberapa bulan.
Para pemain dituntut mampu menerapkan hasil latihan dalam pertandingan sekaligus menjaga kekompakan saat menghadapi tekanan.
Abraham berharap persiapan panjang yang telah dilakukan dapat berbuah prestasi bagi Banten.
“Doakan dan dukung anak-anak kita. Mudah-mudahan kami bisa memberikan hasil terbaik, pulang membawa Piala Soekarno Cup, dan membawa Banten menjadi tuan rumah Soekarno Cup 2027,” ujarnya.
Bawa Misi Pembinaan Generasi Muda
Keikutsertaan Banteng Banten FC di Soekarno Cup 2026 tidak hanya diarahkan untuk mengejar gelar juara. Turnamen tersebut juga menjadi bagian dari upaya pembinaan olahraga dan generasi muda di Banten.
Soekarno Cup mengusung semangat Nation and Character Building. Kompetisi ini menjadi ruang bagi para pemain muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus membangun karakter melalui nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, gotong royong, dan kebersamaan.
Bagi Banten, keikutsertaan Banteng Banten FC menjadi kesempatan untuk menguji hasil pembinaan sepak bola daerah sekaligus menunjukkan potensi pemain muda Banten di tingkat nasional.
Dengan persiapan yang telah dilakukan, dukungan berbagai pihak, serta target juara yang diusung, Banteng Banten FC diharapkan mampu tampil kompetitif sejak laga perdana dan memberikan hasil terbaik untuk Banten.
Pelepasan skuad turut dihadiri sejumlah jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan, di antaranya Iwan Rahayu, Adi Surya, Asep Rachmatullah, Nia Purnamasari, Gatot Wibowo, Christopher Sebastian, Wawan Sumarwan, Yeremia Mendrofa, Gesuri Mesias Bintang Merah, Muhlis, dan Bambang Janoko. (*)

