Berita  

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyah Dukung Revitalisasi Pasar Anyar

Pasar anyar
Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyah.

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendukung revitalisasi Pasar Anyar yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Selasa (19/9/2023).

Wakil Ketua DPRD Kota Tangerang Tengku Iwan Jayasyah mengatakan, pihaknya sangat mendukung adanya revitalisasi Pasar Anyar yang berlokasi di Kecamatan Tangerang tersebut menjadi lebih baik.

“Prinsipnya mendukung. Dan memang waktu periode sebelumnya dewan sudah mendorong ini. Dengan harapan akan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga berharap kedepannya dengan revitalisasi mampu memberikan kenyamanan lingkungan di Pasar Anyar.

Baca juga:  Peningkatan Jalan Marsekal Suryadharma Neglasari Kota Tangerang Disoal Warga

“Selain penataan yang lebih bersih dari segi lingkungan, rapih, lalu lintas juga kedepannya lancar dan yang tidak kalah penting adalah kepastian bagi para pedagang,” ungkapnya.

Menurutnya, pasar tradisional yang sudah sangat dikenal oleh khalayak ini harus terus membawa manfaat yang besar bagi Kota Tangerang.

“Ini pasar sudah lama, pengunjung juga banyak, meski dibandingkan tahun-tahun lalu pengunjung berkurang, tapi masih banyak, namanya pun sangat dikenal daerah lain, jadi layak untuk revitalisasi. Biar pengunjung betah,” jelasnya.

Tengku menambahkan, jika pasar ini sudah direvitalisasi dan ditata menjadi lebih baik, tentu akan semakin banyak aktivitas seperti akan menambah jumlah pengunjung. Tentunya, kata dia, seluruh stakeholder pun akan senang.

Baca juga:  Korban Banjir Di Periuk Tangerang Masih Mengungsi, Kabid Pemberdayaan Sosial: Kebutuhan Pokok Masih Cukup Aman

“Dengan kenyamanan ini akan menyedot pembeli yang akhirnya akan memberikan dampak buat Pemkot terkait retribusi. Dan sebaliknya buat pedagang retribusi tidak lagi menjadi beban lantaran pembeli yang sepi. Jadi kira-kira semua senang pemkot (retribusi), pedagang (laku), pembeli (nyaman) dan masyarakat (bersih tertib),” pungkasnya.

(Agus/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *