Tipu Korbannya Janjikan Proyek Pembangunan, Kini Pelaku Mendekam Dijeruji Besi

Pelaku penipuan
Jumpa pers pengungkapan kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan di Mapolres Serang Kota.

LINTAS24NEWS.com, SERANG – Satreskrim Polresta Serang Kota berhasil mengungkap kasus tindak pidana penipuan dan penggelapan. Pihaknya telah mengamankan seorang pelaku berinisial AL (41) pelaku.

“Kronologi kejadian pada Jumat 24 Juni 2022 sekitar pukul 00.11 Wib di Hotel Ledian tepatnya Cattage No. 1120 Jalan Jenderal Sudirman No. 88 Sumur Pecung yang dilakukan oleh pelaku AL terhadap korban yaitu EL dengan cara pelaku menawarkan lelang,” kata Kapolresta Serkot Kombes Pol Nugroho Arianto melalui Kasi Humas Polresta Serang Kota AKP Iwan Somantri saat menggelar jumpa pers pada Rabu (22/2/2023) di Mapolres Serang Kota.

Dikatakan Iwan, modus pelaku menawarkan pekerjaan proyek pembangunan asrama haji yang berlokasi di Tanggerang dari sumber anggaran APBN Kementrian agama RI tahun anggaran 2022 kepada korban.

Baca juga:  Miris... Gadis 11 Tahun Dicabuli Kekasih Ibu Korban

“Dimana pelaku meyakinkan korban bahwa pelaku bisa memenangkan proyek tersebut asalkan korban menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku dengan nilai uang Rp 100 juta,” terang Iwan.

Masih kata Iwan, pelaku pun membawa temannya bernama AR mengaku sebagai anggota pokja pada lelang pekerjaan tersebut yang nantinya bisa memenangkan perusahan milik AL yaitu PT. GANEKO yang akan digunakan dalam proses lelang dengan sebelumnya dibuatkan Kerjasama Oprasional (KSO) antara korban dengan pelaku.

Selain itu, lanjut Iwan, pelaku pun menjanjikan kepada korban komitmen fee 12 persen setelah kontrak, namun semua yang dijanjikan oleh pelaku kepada korban bohong karena faktanya perusahaan pelaku tidak menang lelang dimana yang memenangkan lelang pekerjaan asrama haji tanggerang tahun 2022 tersebut adalah PT. ARAFAH bukan PT. GANEKO milik pelaku.

Baca juga:  Janjian Perang Sarung Malah Bawa Clurit, BR (13) Alami Luka Robek Dibagian Kepala

“Kemudian AR pun bukan anggota pokja dan komitmen fee pun tidak ada bahkan sampai dengan saat ini uang milik korban tidak dikembalikan oleh pelaku, sehingga dengan adanya kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 100 juta,” ungkapnya.

“Barang bukti yang berhasil diamankan yaitu satu lembar rekening koran Bank Panin atas nama EL, satu lembar surat tanda terima uang dari EL sejumlah Rp 100 juta untuk pembuatan SPH dan KSO proyek pembangunan asrama haji banten kepada AL, satu lembar surat pernyataan akan dikembalikan uang yang dibuat oleh tersangka AL pada tanggal 14 November 2022,” terang Iwan.

Baca juga:  Jual Beli Nomor Togel, Pelaku Perjudian Diamankan Polres Serang

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, tersangka diamankan di Polresta Serang Kota. Pasal yang dikenakan Pasal 378 Jo 372 KUHP tentang tindak pidana Penipuan dan atau Penggelapan hukuman maksimal lima tahun penjara.

(Adi/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *