RO Mengaku Nekat Habisi Pacar Sesama Jenisnya Karena Ancam Video Syurnya Disebar

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Seorang pria berinisal Ro (32) Warga Kibin, Kabupaten Serang, Banten nekat menghabisi nyawa pacar sesama jenisnya Ma (34). Ro nekat menghilangkan nyawa kekasihnya itu lantaran kesal karena mendapat ancaman video rekaman hubungan seksualnya akan disebar.

“Alasan terdakwa membunuh almarhum Maskin karena almarhum menyukai terdakwa dan terdakwa dipaksa untuk melayani seks dengan mengancam akan menyebarluaskan rekaman video CCTV yang ada di rumah almarhum kepada istri dan orang tua terdakwa,” kata Jaksa Penuntut Umum (JPU) Selamet di Pengadilan Negeri Serang pada Selasa, 20 Maret 2024.

Almarhum pacar sesama jenisnya itu juga kerap memberikan terdakwa pinjaman uang. Selain itu, RO juga mengaku sering diajak untuk menagih hutang milik kekasihnya dengan imbalan rokok dan makan,” terang JPU.

Baca juga:  Polisi Amankan Pelaku TPPO, Dengan Modus Menawarkan Secara Online

“Selain itu terdakwa juga diminta untuk melayani seks oleh almarhum,” katanya.

Terdakwa sendiri sebetulnya, lanjut JPU, telah berupaya untuk tidak berhubungan lagi dengan korban. Namun upaya itu selalu gagal karena diancam terus-menerus khususnya karena ada rekaman CCTV.

Niat pembunuhan yang dilakukan terdakwa sendiri muncul saat sehari sebelum dilakukan eksekusi pada 9 Desember 2023. Itu saat keduanya pergi ke pesisir Cinangka ke Pantai Lagundi. Tempat itu kebetulan gelap dan sepi.

“Dan pada hari Minggu tanggal 10 Desember terdakwa memikirkan bagaimana cara membunuh dan terpikirkan supaya tidak ada perlawanan dan cepat maka terdakwa berencana membacok dengan menggunakan golok,” ucapnya.

Baca juga:  Polisi Ringkus RD Alias BP Pelaku Jambret Dan Akui Dirinya Seorang Residivis

Peristiwa naas itu pun terjadi pada pada pukul 02.14 WIB, di pantai D’Lapan Resort. Saat itu terdakwa mengambil golok yang telah dibawa sebelumnya untuk membunuh korban. Korban ditebas di bagian leher dan langsung tersungkur hingga meninggal dunia.

Setelah menghabisi nyawa korban, terdakwa lalu pergi dengan membawa tas milik dan kendaraan korban. Golok yang digunakan dan tas milik korban ia buang ke kebun saat perjalanan pulang. Sedangkan baju yang ada bercak darah ia buang ke sungai di Kragilan dan motor korban ia titipkan di sebuah penitipan motor di daerah Tambak.

Berdasarkan hasil visum, korban mengalami luka terbuka di leher dan bagian kepala. Luka itu yang menyebabkan korban meninggal dunia di tempat.

Baca juga:  Tiga Pelaku Pencabulan Ditangkap Polres Cilegon

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *