Berita  

Puluhan PKL di Sepatan Tangerang Dibongkar, Pedangan Hanya Bisa Pasrah

PKL
Camat Sepatan H. Mohamad Supriatna memberikan keterangan pers terkait penertiban PKL di wilayahnya.

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG –  Puluhan Pedagang Kaki Lima (PKL) di RT 01 RW 02 Sepatan dan para pedagang di depan pasar pelangi serta di desa Sarakan, Kecamatan Sepatan, Kabupaten Tangerang, Banten dilakukan penertiban oleh petugas gabungan. Senin (29/5/2023).

Penertiban PKL di wilayah Kecamatan Sepatan tersebut melibatkan aparat kepolisian, Koramil, Satpol PP serta Linmas untuk menertibkan para pedagang. Saat penertiban, para pedagang hanya bisa pasrah menyaksikan lapaknya dibongkar petugas.

Penertiban lapak PKL tersebut, sebelumnya telah melakukan himbauan oleh pemerintah setempat serta memberikan surat peringatan dari satu hingga empat. Lantaran masih membandel, tindakan tegas dilakukan dengan melakukan pembongkaran.

Baca juga:  Milad ke-2 Warung Smartfarm Gelar Bukber dan Santunan Yatim

“Alhamdulilah kita sudah melaksanakan tugas penertiban pedagang di pinggir jalan, dan bagi pedagang yang belum sempat memindahkan dagangan dan serta lapaknya terpaksa kita bongkar untuk di rapihkan,” kata Camat Sepatan Camat Sepatan H. Mohamad Supriyatna S.Sos.MM usai kegiatan penertiban PKL.

PKL
Sejumlah petugas melakukan pembongkaran lapak PKL.

Supriatna ingin para pedagang terlihat tertib dan indah, serta meminta agar berjualan di tempat yang sudah ada, sehingga akses jalan bisa dipergunakan kembali oleh pengguna jalan seperti kendaraan roda empat dan dua.

“Tindakan selanjut nya kita terus pendekatan kepada masyarakat dan fokus kita adalah, mereka yang berjualan di pinggir jalan. Ada 4 team kita siagakan di lokasi penertiban tersebut. Dan sesuai dengan tahapan dalam penertiban, tidak ada benturan dan gesekan dari pedagang,” terangnya.

Baca juga:  Pemkab Tangerang Berikan BPJS Ketenagakerjaan Kepada 50 Ribu Pekerja Rentan

Kedepannya kata Camat Sepatan, pedagang harus konsisten berjualan di yang memang sudah ditempatkan dan Perumda pasar akan memberikan solusi tempat berjualan.

Lebih lanjut, Supriatna mengatakan,  untuk anggaran penertiban ini dianggarkan dari pihak Kecamatan Sepatan.

“Seperti makan minum aja untuk petugas satpol PP gabungan ada 50 personil, dari polsek ada 20 personil dan Koramil serta Linmas total berjumlah kurang lebih 100 orang personil. Kegiatan ini dengan Motto Menciptakan Keindahan dan Ketertiban di Pasar Sepatan,” pungkasnya.

(Arifin/rdk )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *