Padepokan Macan Putih Kemiri kembangkan Seni Budaya Pencak Silat Terumbu Banten

LINTAS24NEWS.com – Padepokan Macan Putih adalah salah satu padepokan yang ada di wilayah kecamatan kemiri, yang dimana padepokan tersebut didirikan sekitar 4 bulan lalu namun antusias warga setempat sangat luar biasa. Dengan adanya dukungan dari salah satu tokoh agama pimpinan Majlis Dzikir Hadadan yaitu Ustad Adung Abdul Haris.

Padepokan Macan Putih Bergerak di bidang Seni Beladiri yang mengarah ke Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten.

Pada kesempatan kali ini mendatangi Padepokan Macan Putih yang ada di wilayah Kecamatan Kemiri dalam rangka untuk bersilaturrahim dan bincang – bincang tentang sejarah Pencak Silat Terumbu Banten.

Abah Mad Rohani Selaku Dewan Guru Pencak Silat Terumbu Banten Kab Tangerang dan di dampingi oleh Ali Rohman Ketua Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten menjelaskan kepada awak media,

“Sejarah awal yang membawa Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten adalah Ki Terumbu, setelah itu Ki Buyut Beji (Syech Abdul Fattah), Ki Pusaka dan Ki Qobro hingga turun temurun sampai saat ini kepada ketutunannya. Silat Terumbu ini merupakan Silat tertua di Banten “.Ungkapnya.

Baca juga:  Ini 40 Unit Daftar Kendaraan di Polda Banten Silahkan Cek dan Ambil Gratis

“Harapan Kami Semoga Silat Terumbu dapat terus dikembangkan dan dilestarikan, Seni Budaya Kita asli Wong Banten agar tidak punah dan terkikis oleh zaman. Targetnya insyallah mencapai di 29 kecamatan di Kabupaten Tangerang, sehingga masyarakat bisa mengenal, memahami dam melestarikan seni budaya Pencak Silat Terumbu Banten ini. Untuk saat ini, baru ada 9 Kecamatan yang sudah bergabung diperguruan Pencak Silat Terumbu banten dan mereka aktif melakukan rutinitas kegiatan pelatihannya”, pungkasnya.

Berdirinya Padepokan Macan Putih di Kecamatan Kemiri ini adalah bagian dari ulasan tentang sejarah, karena Pada masa Kesultanan Banten Ulama dan Kependekaran tidak terpisahkan dalam perjuangan syiar Islam dan meraih Kemerdekaan Republik Indonesia.

Para Santri Majlis Hadadan juga salah satu Anggota Pedepokan Macan Putih di Kecamatan Kemiri. Sebelum melakukan Latihan Pencak Silat para santri terlebih dahulu mengaji, antara hal – hal yang berkaitan dengan olah fisik ya olah raga (dipadepokan) sedangkan untuk olah Fikir dan Rohani dipengajian. Maka antara Rohani dan Jasmani harus ada proses pemaduan,

Baca juga:  Ini Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1442 H/2021 M Bagi Umat Muslim Di Kabupaten Tangerang

” Ada point penting proses pencapaian berdirinya Padepokan Macan Putih di Kemiri, pertama adalah Saya ingin mengenalkan kepada mereka bahwa sejarah Babad Banten harus di transfer kepada anak muda. Dengan sendirinya kita Mempraktekan Jurus (Penca Silat) dengan sendirinya mereka mengulas tentang sejarah Babad Banten. Nah, termasuk Salah satu Tokoh Pencetus Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten Ki Beji adalah bagian orang penting dan Beliau adalah sosok Ulama kharismatik, bahkan sebelum Kesultanan Banten Maulana Hasanudin menjadi Raja, Beliau (Ki Beji) sudah duluan menjalankan Syiar dan mendirikan Padepokan Terumbu Banten”, Tutur Ustad Adung Abdul Haris Pimpinan Majlis Dzikir Hadadan sekaligus Pembina dari Padepokan Macan Putih.

kemudian Ketua Padepokan Macan Putih Yaman menambahkan. “Pedepokan Macan Putih didirikan 4 bulan lalu, dan untuk latihannya Kami ambil dalam 1 minggu 2 kali Yaitu pada Selasa malam ba’da isya dan sabtu malam. Alhamdulillah Padepokan Macan Putih di Kemiri selama 4 bulan kurang lebih sudah mempunyai 100 anggota, terdiri dari para pemuda dan warga sekitar dan juga dari Para santri Majlis Dzikir Hadadan.

Baca juga:  Pemkot Tangsel Resmikan Tandon Puri Bintaro Hijau

Yaman berharap, dengan adanya Padepokan Macan Putih ini, Kami dan masyarakat indonesia khusus Masyarakat Kemiri bisa mengenal, mengembangkan dan melestarikan Seni Budaya Banten salah satunya Perguruan Pencak Silat Terumbu Banten,” pungkasnya. (Red/Ibg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *