Berita  

Jelang Ramadhan, Pemkab Tangerang Bersama Loka POM Lakukan Pengawasan Obat dan Makanan

LINTAS24NEWS.com – Tim pengawasan obat dan makanan Pemkab Tangerang bersama Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Tangerang melakukan pengawasan menjelang bulan suci Ramadhan di Pasar tradisional Curug, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/3/2023).

Kepala Seksi Farmasi dan Pengawasan Keamanan Pangan Bidang Pelayanan Kesehatan pada Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Desi Tirtawati mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk melindungi masyarakat Kabupaten Tangerang dari peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi standar keamanan dan kesehatan khususnya menjelang bulan suci Ramadhan.

Petugas mengecek kemasan makanan dan produk kosmetik yang dijual para pedagang. Petugas juga mencatat kemasan produk yang kondisinya rusak, kedaluarsa, dan tidak memiliki izin edar yang masih di display pedagang.

Baca juga:  Musrenbang Kec Pakuhaji, Kades Kohod Arsin: Saya Meminta Agar Ada SMK Negeri

“Kemasan makanan yang rusak atau kotor kami catat. Karena kemasan tersebut tidak pantas untuk dikonsumsi, terlebih lagi bisa mengandung jamur dan sebagainya. Sedangkan untuk kosmetik yang tidak berizin atau sudah kadaluwarsa dilakukan pengamanan oleh Loka POM Kabupaten Tangerang,” kata Desi.

Dalam kegiatan tersebut, Desi juga menerangkan terdapat 16 sampel makanan yang dilakukan pengujian, hasilnya 14 memenuhi syarat (MS) untuk parameter uji formalin, rhodamin dan borax, dan ada 2 sample positif formalin dan zat pewarna rhodamin B (mie kuning basah dan olahan dodol).

Petugas akan langsung menarik makanan yang mengandung bahan berbahaya yang dijual di pasar. Karena makanan tersebut membahayakan kesehatan jika dikonsumsi.

Baca juga:  Kasus Perampasan Mobil Jurnalis Terus Bergulir dan Membuat LP ke Polres Tangsel

“Kami juga akan melakukan pembinaan kepada para pedagang agar nantinya tidak kembali men-display atau menjual makanan tersebut,” sambungnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Curug, Dedi Supriyadi menyatakan bahwa kegiatan ini penting untuk dilakukan dalam upaya melindungi konsumen dari produk yang dapat membahayakan kesehatan, terutama dalam rangka mendekati bulan suci Ramadhan.

“Dengan adanya kegiatan ini saya sangat mendukung karena demi melindungi konsumen. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Pemkab dan Loka POM yang telah melakukan pengawasan terhadap edaran bahan makanan dan obat-obatan di pasar curug ini,” jelasnya.

Dedi juga berharap, dengan adanya kegiatan tersebut bisa menjadikan pasar curug yang tertib dan aman kepada masyarakat melakukan pembelian. Selain itu, dia juga berpesan kepada masyarakat agar selalu berhati-hati dalam membeli makanan ataupun obat-obatan, selalu cek tanggal expired setiap jenis makanan dan obatnya.

Baca juga:  Jelang Ramadan, Kemendagri Imbau Daerah Lakukan Upaya Konkret Tangani Inflasi

(Ibong/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *