Berita  

Hadir Ditengah Masyarakat, Polsek Pakuhaji Bantu Gotong Royong Pembongkaran Rumah Warga

Pembongkaran
POLRI PEDULI: Polsek Pakuhaji Polrestro Tangerang membantu pembongkaran rumah warga yang sudah tak layak huni di kampung Tari Kolot, Desa Rawaboni, Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang.

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Sebagai wujud kepedulian Polri kepada masyarakat, Polsek Pakuhaji Polres Metro Tangerang Kota melaksanakan kegiatan gotong royong membantu pembongkaran salah satu rumah warga yang sudah tak layak huni.

Gotong royong dimulai sekira pukul 09.00 – 10.00 WIB dipimpin langsung Kapolsek Pakuhaji I Gusti Moh Sugiarto bersama personil Polsek Pakuhaji, personil Koramil 10/Sepatan dan perangkat Desa Rawaboni bersama-sama membantu pembongkaran rumah warga di Kampung Tari Kolot RT 005 / 001, Desa Rawa Boni, Kecamatan Pakuhaji, Selasa (31/1/2023).

Pembongkaran rumah tak layak huni tersebut milik salah satu warga Kampung Tari Kolot saudara Badrudin yang mengalami roboh karena tua termakan usia dengan kondisi reyot.

Baca juga:  Angin Kencang Dan Ombak Besar di Pantai Utara Tangerang Menyebabkan Banjir

Hadir dalam kegiatan gotong royong Kapolsek Pakuhaji AKP I Gusti Moh. Sugiarto, Danramil 10 Sepatan/Pakuhaji diwakili Babinsa Serma Hariyanto, Kades Rawa Boni Cunayah.

Polsek Pakuhaji

AKP H. I Gusti Moh Sugiarto mengatakan, sesuai arahan Bapak Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Pol Zain Dwi Nugroho pihaknya melakukan kegiatan kerja bakti membantu pembongkaran rumah bentuk empati Polri terhadap masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Kapolres kami bersama anggota Polsek dan anggota Koramil 10/Sepatan/Pakuhaji bersama unsur perangkat desa melakukan kerja bakti gotong royong,” ungkap Kapolsek Pakuhaji AKP H. I Gusti Moh Sugiarto.

I Gusti mengungkapkan, bahwa Polri hadir ditengah-tengah masyarakat dalam situasi apapun. Oleh karena itu, sebagai rasa empati ke salah satu warga yang rumahnya sangat memprihatinkan.

Baca juga:  Operasi Gemilang Tertib Ramadhan, Satpol PP Amankan Puluhan PSK

“Kami hadir dan merasa empati ke salah satu keluarga yang mengalami ambruk atau hancur sebagai rasa bentuk antisipasi kami peduli kepada masyarakat,” ungkapnya.

“Kami melakukan secara bersama-sama melakukan membersihkan puing-puing rumah yang hancur. Selanjutnya insya Allah bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka) akan membantu untuk proses pembangunannya,” tukasnya.

(Adi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *