Berita  

H Kholid Ismail didampingi Camat dan Kapolsek Buka Karnaval Festival Tabuh Beduk ke 32

Festival Tabuh Beduk
POTO: Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H. Kholid Ismail yang juga Pembina PJPT saat membuka karnaval festival tabuh beduk di Alun-Alun Teluknaga.

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Guna mendukung kreativitas anak muda dan tradisi adat budaya Kecamatan Teluknaga. Ketua DPRD Kabupaten Tangerang H Kholid Ismail didampingi Camat dan Kapolsek membuka karnaval rangkaian festival tabuh beduk ke 32 di Alun-Alun Kecamatan Teluknaga, Sabtu (29/4/2023) siang.

Kegiatan tradisi adat budaya yang diadakan Karang Taruna (Katar) Kecamatan Teluknaga dan KNPI tersebut dihadiri Camat Teluknaga Zam-Zam Manohara, Kapolsek Teluknaga AKP Zuhri dan Ketua Apdesi Teluknaga Subur Maryono.

Festival tingkat kecamatan yang diadakan setiap satu tahun sekali ini, diikuti 32 peserta dari berbagai desa yang berada di Kecamatan Teluknaga. Yang bertujuan untuk melestarikan budaya islami dan menjalin tali silaturahmi usai IdulFitri 1444 Hijriah.

“Ini luar biasa sekali, karnaval dalam rangkaian festival tabuh beduk, saya berikan apresiasi yang setinggi-tingginya buat panitia penyelenggara,” ucap H Kholid di lokasi tabuh beduk.

Menurut H Kholid, kegiatan tersebut mengandung nilai-nilai budaya yang harus dilestarikan di setiap daerah di era globalisasi ini, untuk menjalin tali silaturahmi saat suasana idul fitri dan menjadi contoh bagi daerah lain.

Baca juga:  Pelaksanaan Proyek Pembangunan Drainase U-ditch Kecamatan Teluknaga diduga Asal Jadi

“Festival ini perlu dilestarikan, ini merupakan kerjasama yang bagus dan luar biasa sekali, patut kita tiru di momen masih nuansa lebaran ini mampu merapatkan barisan dari berbagai elemen masyarakat,” tuturnya.

H Kholid menyebut, festival tabuh beduk merupakan ide semangat untuk para remaja dan dewasa untuk berkreasi serta melestarikan budaya disetiap desa. Dan juga untuk mengembangkan bakat kaum remaja yang gemar tabuh beduk.

“Tabuh beduk ini tentunya bisa memberikan inovasi untuk masyarakat Kecamatan Teluknaga, tentunya dengan beberapa inspirasi dan inovasi yang dikedepankan anak muda kelompok-kelompok di mushola dan masjid tergantung di tabuh beduk,” ucapnya.

Di lokasi yang sama, Camat Teluknaga Zam-Zam Manohara sangat mensupport kegiatan festival tabuh beduk yang diselenggarakan Katar dan KNPI, yang merupakan adat budaya umat islam yang diadakan setiap satu tahun sekali.

Baca juga:  Proyek Siluman Kembali Ditemukan dan  Parahnya Dioplos dengan Material Bekas

“Saya ucapkan selamat, sukses serta apresiasi untuk pemuda Kecamatan Teluknaga di wadah Katar dan KNPI, yang sudah agendakan festival tabuh beduk yang merupakan tradisi adat budaya di Kecamatan Teluknaga,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Katar Kecamatan Teluknaga, Prayogo Ahmad Zaidi mengatakan, bahwa festival tabuh beduk diadakan untuk menyambung tali silaturahmi antar umat beragama khususnya umat islam, dan membangun karakter untuk para remaja yang baik.

“Tabuh beduk ke 32 tahun ini kami adakan untuk jalin silaturahim antar umat beragama terutama umat muslim karena ini bernuansa islami. Selain itu ada nilai-nilai karakter yang kami bangun untuk para remaja agar tidak tawuran,” ujarnya.

Lanjut Prayogo menjelaskan, bahwa festival tabuh beduk tingkat Kecamatan Teluknaga telah diikuti 32 peserta dari berbagai mushola dan masjid. Akan tetapi kata Prayogo, setelah pihaknya melakukan audisi sebelum idul fitri yang tersisa hanya 15 peserta.

Baca juga:  Aksi Tawuran Antar Pelajar di Teluknaga Sebabkan Satu Orang Terluka Parah

“Peserta yang daftar ada 32, akan tetapi setelah kami adakan audisi saat malam takbiran, yang berhasil maju ke ke final hanya 15 peserta dari berbagai mushola dan masjid yang berada di Kecamatan Teluknaga,” paparnya.

(Adi/Ibong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *