Berita  

Dinas Pariwisata Provinsi Banten Cek Potensi Wisata Berkonsep Persawahan

Wisata persawahan
Tim Dinas Pariwisata Provinsi Banten cek lokasi persawahan di Kampung Rawa Kalem, RT 18 RW 04, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, Minggu, 19 Februari 2023. FOTO: Dokumentasi Pemerintah Desa Gunung Sari.

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Dinas Pariwisata Provinsi Banten, mulai melirik potensi wilayah yang lokasinya cocok dijadikan tempat wisata berkonsep persawahan. Lokasi itu tepatnya, di Kampung Rawa Kalem, RT 18 RW 04, Desa Gunung Sari, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Kepala Desa Gunung Sari Kalabi menyampaikan, persawahan di Kampung Rawa Kalem, Desa Gunung Sari, lokasinya strategis serta didukung dengan keadaan alam yang indah.

“Sebab lokasinya diapit Jalan Raya Insinyur Sutami Kecamatan Mauk dan Jalan Raya Rajeg Tanjakan Kecamatan Rajeg,” kata Kalabi, setelah mendampingi Tim Dinas Pariwisata Provinsi Banten survei lokasi, Minggu, 19 Februari 2023.

Baca juga:  Hadiri Upacara Penaikan Bendera, Kakanwil: Kita Wujudkan Reforma Agraria Untuk Kesejahteraan Rakyat di Provinsi Banten

Kalabi menyampaikan, bahwa Dinas Pariwisata akan menggelontorkan anggaran mencapai Rp400 juta pada 2023 ini, untuk penataan pembangunan objek wisata sawah di Kampung Rawa Kalem, Desa Gunung Sari.

“Anggaran itu untuk membuat Flying Deck. Berikut Saung-Saung Gazebo,” jelas Kalabi.

Sementara, dilanjutkan Kalabi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, akan melanjutkan pembangunan betonisasi jalan poros desa di Kampung Rawa Kalem, Desa Gunung Sari.

“2022 kemarin, Pemkab Tangerang bangun betonisasi jalan poros desa di Kampung Rawa Kalem dengan panjang kisaran 160 meter,” tuturnya.

Pantauan wartawan di area persawahan di Kampung Rawa Kalem, lokasinya strategis serta didukung dengan keadaan alam yang indah. Terdapat lahan persawahan yang luas dan sungai yang dapat dimanfaatkan sebagai objek daya tarik juga.

Baca juga:  Resmikan Renovasi Gedung Kantah Kabupaten Pandeglang-Banten, Kakanwil Berharap Dapat Meningkatkan Pelayanan

Namun sayangnya, sarana pendukung seperti akses jalan di Kampung Rawa Kalem, masih kurang memadai. Jalan poros desa sebagai penghubung antara Jalan Raya Insinyur Sutami dengan Jalan Raya Tanjakan Rajeg, belum total dibetonisasi.

(Adi/Ibong)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *