LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar melepas 384 jamaah haji asal Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam kloter 11 JKG di Aula Masjid Agung Al Amjad, Kamis (25/5/2023). Pemberangkatan tersebut adalah perdana untuk jamaah asal Kabupaten Tangerang.

“Alhamdulillah hari ini kita melepas jamaah haji Kloter 11. Keberangkatan ini merupakan kloter pertama asal Kabupaten Tangerang sebanyak 384 jamah, dengan petugas jadi total 393 jamaah,” ungkap Bupati Zaki.

Bupati menambahkan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang senantiasa membantu para jamaah haji asal Kabupaten Tangerang setiap tahun.

Menurut dia, bantuan itu berupa fasilitas untuk transportasi, akomodasi dan konsumsi selama di embarkasi dan juga saat kembali ke Kabupaten Tangerang.

Baca juga:  Bupati Kab Tangerang Hadiri Baksos di Cisauk Jogging Club

“Kami mendoakan kepada seluruh jamaah haji asal Kabupaten Tangerang, semoga semuanya dalam keadaan sehat, aman dan bisa melaksanakan ibadahnya dengan khusyuk. Dan bisa menjadi haji yang mabrur, kembali ke tanah air dengan selamat,” ucapnya.

Bupati Zaki mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berencana membangun embarkasi haji di Kabupaten Tangerang yang lokasinya bisa berada di wilayah Sepatan Timur atau di wilayah Teluk Naga.

Untuk itu, Pemkab akan terus melakukan diskusi dan minta arahan kepada Kanwil Kemenag Provinsi Banten agar upaya tersebut dapat terwujud.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tangerang H. Ade Baijuri mengungkapkan keberangkatan pertama jamaah haji asal Kabupaten Tangerang yang tergabung dalam kloter 11 JKG total sebanyak 393 orang termasuk para petugas yang akan mendampingi.

Baca juga:  Elemen Pemuda Pakuhaji Bela Pemerintah Tindak Tegas Padi Padi Picnic, Kalau Perlu Blacklist

“Para jamaah haji ini akan langsung diberangkatkan ke embarkasi Pondok Gede dan keberangkatannya menuju ke tanah suci akan dilakukan besok pagi menuju bandara Soekarno Hatta dan langsung menuju Madinah,” jelas Ade.

Dia melanjutkan akan ada 7 kali pemberangkatan asal Kabupaten Tangerang, dengan 5 kloter dan 2 kloter gabungan. Adapun jamaah yang paling tua usia 99 tahun dan yang paling muda usia 18 tahun.

(Adi/rdk)