Berita  

Apresiasi Kinerja Kemendagri dan BNPP Tahun 2022, Mendagri: Ini Karena Kekompakan Kita

LINTAS24NEWS.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memberikan penghargaan indikator kinerja pelaksanaan anggaran terbaik tahun 2022 di lingkungan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (15/3/2023).

Penghargaan itu diserahkan Mendagri usai melantik pejabat tinggi madya Kemendagri dan Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), yang berlangsung di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kemendagri.

Dalam sambutannya, Mendagri mengapresiasi jajaran Kemendagri dan BNPP atas pelaksanaan tugas di tahun 2022. Menurut Mendagri, kinerja Kemendagri dan BNPP terbilang positif, baik dari segi performance, reformasi birokrasi, hingga realisasi belanja. Bahkan realisasi belanja tersebut berada di atas rata-rata nasional.

“Ini hanya bisa terjadi karena kekompakan kita. Tidak bisa satu komponen mengklaim, tidak bisa. Ini adalah agregat atau penjumlahan dari kerja kita semua,” ujar Mendagri.

Mendagri meminta agar capaian positif tersebut dipertahankan. Selain itu, untuk aspek yang masih memiliki kekurangan dapat dilakukan perbaikan secara maksimal. Apalagi, di masa mendatang, Kemendagri dan BNPP akan menghadapi tantangan yang besar. Tantangan tersebut selain menangani inflasi daerah yang menjadi arahan langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi), juga memacu pertumbuhan ekonomi, hingga menyukseskan Pemilu 2024.

Baca juga:  Kakanwil BPN Banten Ajak Masyarakat Kunjungi Pameran UMKM di Gambir Expo Jakarta

Dalam konteks Pemilu 2024, Mendagri menyampaikan empat indikator keberhasilan. Pertama, berlangsung aman dan lancar. Kedua, tingginya partisipasi pemilih agar pimpinan pusat dan daerah terpilih memiliki legitimasi. Ketiga, tidak terjadi konflik yang bisa memecah persatuan-kesatuan bangsa, utamanya konflik kekerasan.

“Yang keempat, yang paling penting bagi kita jangan sampai dinamika naiknya suhu politik, hiruk pikuk tahun politik 2023 2024, semua fokus pada power struggle perjuangan pertarungan kekuasaan tapi meninggalkan program-program yang ada di pusat dan daerah,” tambah Mendagri.

Dirinya menekankan, program pusat dan daerah harus tetap berjalan. Momentum konstelasi Pemilu 2024 perlu dimanfaatkan untuk membangun iklim kompetitif antarcalon kepala daerah dalam menangani sejumlah persoalan. Hal ini seperti penanganan stunting, pengendalian inflasi, hingga penurunan angka kemiskinan ekstrem.

Baca juga:  Mendagri: Pemda Harus Waspadai Kenaikan Harga Pangan Dan Transportasi Jelang Ramadhan 

Dengan demikian, agenda Pemilu dan Pilkada 2024 dapat berjalan, serta program pemerintah pusat dan daerah juga tetap dilaksanakan.

“Tetap pada upaya power struggle berjalan, dinamika politik pemilu tetap berjalan, pilkada jalan, tapi yang dipertandingkan adalah pertandingan untuk menyelesaikan program pusat dan daerah,” pungkasnya.

Sebagai informasi, penghargaan indikator kinerja pelaksanaan anggaran terbaik tahun 2022 di lingkungan Kemendagri diberikan kepada sejumlah komponen.

Rincian penerima penghargaan itu di antarannya untuk kategori pagu kecil yaitu Balai Besar Pemerintahan Desa Malang, IPDN Kampus Sumbar dan IPDN Kampus Sulsel. Sedangkan kategori pagu sedang di antaranya Inspektorat Jenderal (Itjen), Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemendagri, serta Ditjen Otonomi Daerah Kemendagri.

Baca juga:  Butuh Perhatian, Nenek Onde 73 Tahun Warga Sukadiri Tangerang Ingin Punya Kursi Roda

Sementara itu, untuk kategori pagu besar yakni Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum), IPDN Kampus Jatinangor dan Sekretariat Jenderal (Setjen) Kemendagri.

(Adi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *