LINTAS24NEWS.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) terus menggenjot perluasan akses kerja ke luar negeri guna menekan angka pengangguran. Langkah strategis ini diwujudkan dengan pelepasan 26 peserta pelatihan bahasa dan pelepasan simbolis 2 peserta program pemagangan ke Jepang.
Program ini terselenggara atas kerja sama antara Disnaker dengan Yayasan Dewa Aksara Nusantara (ISO Jepang) dan dirancang untuk membekali tenaga kerja lokal dengan kompetensi berstandar global serta perlindungan yang komprehensif.
48 Warga Tangerang Sudah Bekerja di Jepang
Kepala Disnaker Kabupaten Tangerang, Rudi Lesmana, menegaskan bahwa keterbatasan lapangan pekerjaan di dalam negeri bukan alasan untuk berhenti produktif. “Terbatasnya peluang kerja di dalam negeri bukan menjadi alasan untuk tidak produktif. Banyak peluang kerja di luar negeri yang terbuka lebar, salah satunya di Jepang,” ujarnya.
Hingga saat ini, tercatat sudah ada 48 warga Kabupaten Tangerang yang sukses bekerja di Jepang. Selain itu, terdapat 14 orang lainnya yang telah dinyatakan lulus seleksi dan sedang memproses keberangkatan mereka.
Empat Pilar Sukses di Negara Tujuan
Rudi berpesan agar para peserta memanfaatkan kesempatan emas ini dengan baik. Ia menekankan empat pilar utama bagi para peserta agar sukses di negara tujuan:
1. Menjaga kesehatan
2. Meningkatkan kedisiplinan
3. Memperkuat ibadah dan doa
4. Bersungguh-sungguh dalam belajar
Para peserta ditargetkan untuk sudah lulus dan mendapatkan penempatan di perusahaan tujuan dalam kurun waktu maksimal tiga bulan. Informasi resmi mengenai pendaftaran program serupa dapat dipantau melalui Disnaker Kabupaten Tangerang atau akun media sosial mereka.
(Rdk)

