LINTAS24NEWS.com – Jajaran pengurus Organisasi Masyarakat (Ormas) Grib Jaya Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pakuhaji melakukan kunjungan resmi ke Kantor Kecamatan Pakuhaji, pada Selasa (27/1/2026). Kedatangan mereka bertujuan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkenalkan struktur kepengurusan yang baru.
Ketua PAC Grib Jaya Kecamatan Pakuhaji, Udin Sovista didampingi Nurholis Wakil Ketua 2 dan Patarudin (Jawa) koordinator Lapangan (Korlap) menjelaskan bahwa kunjungan ini merupakan agenda penting organisasi menyusul adanya pergantian kepemimpinan.
Sebagai ketua terpilih, Udin ingin memastikan bahwa transisi kepengurusan diketahui oleh pemangku kepentingan di wilayah tersebut.
“Agenda kami datang hari ini untuk bersilaturahmi dalam rangka memperkenalkan diri. Saya, Udin Sovista, kini mengemban amanah sebagai Ketua pengurus PAC Pakuhaji yang baru menggantikan ketua sebelumnya,” ungkap Udin.
Dalam pertemuan tersebut, Udin menegaskan komitmen Grib Jaya untuk menjadi mitra strategis pemerintah. Ia menyatakan kesiapan organisasinya untuk turun tangan dalam menyukseskan berbagai agenda pembangunan di wilayah Pakuhaji.
“Kami berharap terjalin sinergitas yang kuat. Grib Jaya siap mendukung penuh apapun program dari pemerintah, khususnya demi kemajuan Kecamatan Pakuhaji,” tambahnya.
Camat Pakuhaji M. Supriatna, menyambut hangat kehadiran para pengurus ormas tersebut. Ia mengapresiasi hubungan baik yang selama ini telah terbina antara pihak kecamatan dan Grib Jaya. Supriatna berharap, di bawah kepemimpinan baru, organisasi ini dapat semakin memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.
“Saya ucapkan selamat kepada ketua pengurus Grib Jaya PAC Pakuhaji yang baru. Harapan saya, sinergitas ini terus berlanjut dan kehadiran Grib Jaya dapat membantu kelancaran program-program pemerintahan di lapangan,” tutur Supriatna.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana kekeluargaan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga kondusivitas wilayah Pakuhaji melalui komunikasi yang intensif antara organisasi kemasyarakatan dan birokrasi setempat.
(Ibong/Rdk)
