Travel  

Wow Keren! Selesai Acara Pemsea di Ketapang, Wisata Mangrove Langsung Diserbu Pengunjung

Wisata Mangrove
Potret pengunjung Wisata Mangrove menikmati keindahan yang ada di Ketapang Urban Aquaculture.

LINTAS24NEWS.com – Sesuai Dengan julukannya Ketapang Urban Aquaculture yang terletak di Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang menyuguhkan taman Wisata Mangrove dan bisa menjadi alternatif bagi masyarakat untuk liburan.

Salah satu tempat wisata baru tersebut yang kini sedang ngehits dan nge-trend di masyarakat sekitar dan medsos, menjadi destinasi yang luar biasa. Suguhan hutan mangrove yang enak dipandang mata, tempat ini cocok untuk yang suka foto-foto.

Lokasi Hutan Mangrove di Mauk Tangerang tersebut mudah dijangkau, karena dekat dengan kawasan pemukiman pesisir penduduk Desa Ketapang.

Ronal salah satu pengunjung dari Desa Kedung Dalem mengatakan, Pemerintah Kabupaten Tangerang sangat luar biasa bisa merubah sebuah desa yang semakin terkenal.

Baca juga:  Kunjungan Pemkab Jembrana 'Studi Tiru' Ke Wisata Mangrove Desa Ketapang Mauk

“Tujuan saya berkunjung ke Wisata Mangrove ini untuk mengetahui benar tidaknya seperti kabar berita dari luar dan sudah banyak iklan juga dari seluruh medsos, setelah saya datang bersama keluarga, ya sangat terkesan dengan banyaknya perubahan di Desa Ketapang ini,” ucapnya, Jumat (28/10/2022).

Ronal juga mengatakan, bahwa sebuah Destinasi Wisata Mangrove tersebut harus benar-benar dijaga, dirawat dan dikelola dengan baik.

“Ini harus benar-benar dijaga, dirawat, dan di kelola dengan baik, benar, jujur, dalam arti pihak pemerintah setempat maupun pemerintah Kabupaten Tangerang, agar masyarakat setempat bisa mengembangkan Ekonominya, serta disiplin dalam administrasinya,” tuturnya.

Baca juga:  Wisata D'Mangku Farm Ada Fasilitas Glamping dan Outbound

Ronal menambahkan, selain menyuguhkan destinasi wisata, di Ketapang Urban Aquaculture tersebut lebih terkenal dengan usaha para Nelayannya, Pertambakkan dan Pertanian.

“Desa Ketapang terkenal dengan usaha yang ditekuni para nelayan, pertambakkan dan Pertanian, nah sekarang disulap menjadi sebuah Destinasi Wisata Mangrove yang sangat luar biasa bagus, rapih dan semoga kedepannya menjadi Destinasi Wisata yang bisa menghibur semua keluarga, masyarakat, serta tidak ada yang namanya Pungli,” katanya.

Sebelumnya, di Ketapang Urban Aquaculture tersebut telah berlangsung acara Partnership in Environmental Management for the Seas of East Asia (Pamsea), Network of Local Government (PNLG) yang dihadiri beberapa delegasi dari 12 Negara di Asia.

Baca juga:  Angkringan Kopi Mimpi Kekinian Ada Di Desa Surya Bahari, Yuk Merapat!!!

(Ndi/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *