Tiga Desa di Kecamatan Sukadiri Diterjang Angin Puting Beliung, 98 Rumah Warga Rusak

Puting beliung
Monitoring: Camat Sukadiri didampingi Kasie Trantibum dan staf jajaran melakukan monitoring ke rumah warga yang terdampak angin puting beliung.

LINTAS24NEWS.com, TANGERANG – Puluhan rumah warga di tiga Desa Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang mengalami kerusakan akibat diterjang angin puting beliung, pada Senin (27/11/2023).

Kasie Trantibum Kecamatan Sukadiri Salwani S.Pd.,M.Si mengungkapkan, dari tiga Desa yang terdampak dari musibah angin puting beliung diantaranya, Desa Gintung, Desa Mekar Kondang dan Desa Kosambi, dengan total keseluruhan 98 rumah yang keseluruhannya mengalami rusak ringan.

Di Desa Mekar Kondang ada sebanyak 22 rumah, Desa Gintung sebanyak 16 rumah, sementara Desa Kosambi terbanyak yakni ada sekitar 60 rumah yang terdampak.

“Alhamdulillah dari keseluruhannya tidak ada yang rusak berat hanya rusak ringan. Total keseluruhan dari tiga Desa yang sudah kami monitoring bersama Pak Camat tadi, tercatat ada 98 rumah dan kerugian ditaksir mencapai puluhan juta rupiah,” kata Salwani seusai monitoring.

Baca juga:  Gudang Karpet di Tangerang Terbakar, Kerugian Ditaksir 1 Miliar Rupiah
Poto: Kasie Trantibum Kecamatan Sukadiri Salwani S.Pd.,M.Si saat di wawancarai di ruang kerjanya.

Lebih lanjut, Salwani mengungkapkan, kronologis kejadian terhadap tiga desa yang terdampak angin puting beliung di Kecamatas Sukadiri saat hujan sedang berlangsung.

“Jadi awalnya hujan sekitar jam 12.50 WIB sedang berlangsung, hujannya juga gede, kemudian terjadi angin puting beliung sekitar 01.30,” ungkapnya.

Dikatakan Salwani, saat rumahnya diterjang angin warga sedang berada di dalam dengan kondisi panik, beruntung atap yang berjatuhan tertahan oleh pelafon sehingga tidak langsung mengenai warga.

“Masyarakat mungkin pada saat itu panik, karena hujan disertai angin puting beliung, alhamdulillah tadi laporan dari warga masyarakat, untung rumah warga tersebut ada pelafonnya, jadi genteng yang jatuh tidak menimpa korban,” terangnya.

Baca juga:  Warung Kopi di Desa Tanjung Burung Ambruk Terseret Arus Sungai Cisadane
Puting beliung
Monitoring dan pendataan warga terdampak angin puting beliung di tiga desa Kecamatan Sukadiri.

Pihaknya meminta agar dari masing-masing desa memberikan laporan jika ada penambahan dari data yang sudah tercatat oleh pihak kecamatan.

“Mudah-mudahan akan tidak ada lagi laporan tambahan, kalau misalnya ada tambahan ternyata masih ada ya namanya musibah dan memang ada pendataan atau memang kita menunggu laporan dari desa atau RT setempat yang tahu wilayah,” tukasnya.

Disaat yang sama, Camat Sukadiri H. Ahmad Hapid mengaku prihatin atas musibah yang menimpa warga masyarakat yang ada di wilayah yang dipimpinnya. Ia bersyukur dari kejadian tersebut tidak memakan korban.

Camat Hapid menghimbau kepada masyarakat Kecamatan Sukadiri khuausnya agar tetap waspada dan berhati-hati, karena musibah bencana alam yang kapan saja bisa terjadi.

Baca juga:  Gawat! Proyek Hotmix di Bedeng Kosambi Sukadiri di Soal LSM Geram Banten Indonesia

“Mohon perhatian kepada seluruh masyarakat Kecamatan Sukadiri agar selalu berhati hati dan waspada terhadap segala bencana alam yang setiap saat bisa terjadi terutama bencana angin puting beliung yang sering menerpa wilayah Kecamatan Sukadiri,” pungkasnya.

(Adi/rdk)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *