Site icon lintas24news.com

Pemudik Banyak Butuh Air Minum dan Cek Tensi, Deden Umardani Ungkap Kondisi di Lapangan

Deden Umardani pantau Posko PMI Cikupa, ungkap air minum dan cek tensi jadi kebutuhan utama pemudik di jalur mudik Lebaran 2026.

Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Deden Umardani yang juga pengurus PMI Kabupaten Tangerang membagikan air mineral kepada para pemudik di Posko Siaga Lebaran 2026, Jalan Raya Serang, Cikupa, Rabu malam (18/3/2026). (Foto: Ist)

TANGERANG, Lintas24News.com – Kebutuhan air minum dan layanan cek kesehatan seperti tensi darah menjadi yang paling banyak dicari pemudik di jalur mudik. Hal ini diungkapkan anggota DPRD Kabupaten Tangerang dari Fraksi PDI Perjuangan, Deden Umardani, saat turun langsung memantau kondisi di lapangan.

Pemantauan dilakukan pada Rabu malam (18/3/2026) di Jalan Raya Serang, tepatnya di kawasan pom bensin Desa Bojong, Kecamatan Cikupa, yang menjadi salah satu titik padat arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.

Dalam kegiatan tersebut, Deden yang juga pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tangerang turut menyapa para pemudik dengan mengenakan rompi PMI. Ia juga memastikan layanan Posko Siaga Lebaran 2026 berjalan optimal.

Relawan PMI terlihat aktif membagikan air minum dan masker kepada para pemudik. Selain itu, posko juga menyediakan layanan pertolongan pertama, ambulans siaga 24 jam, serta minuman gratis seperti kopi dan teh.

Deden Umardani menjelaskan bahwa kebutuhan dasar pemudik didominasi oleh air minum dan layanan kesehatan ringan akibat kelelahan selama perjalanan.

“Yang paling banyak diminta pemudik itu air minum, jamu seperti tolak angin, serta pengecekan tensi darah. Karena ada beberapa pemudik yang kondisi fisiknya kurang sehat akibat kelelahan selama perjalanan,” ujar Deden.

Ia menambahkan bahwa PMI Kabupaten Tangerang telah menyiapkan berbagai layanan untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan pemudik.

“Layanan di posko kami meliputi pertolongan pertama, ambulans, serta pembagian masker, air minum, kopi, dan teh gratis. Ini bentuk upaya kami agar pemudik tetap sehat dan nyaman selama perjalanan,” tambahnya.

Menurutnya, kehadiran PMI di jalur mudik merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya saat terjadi bencana, tetapi juga dalam situasi sosial seperti arus mudik Lebaran.

“Kami ingin memastikan para pemudik bisa melakukan perjalanan dengan kondisi yang tetap sehat dan nyaman. PMI hadir untuk memberikan pelayanan dan kepedulian secara langsung,” jelasnya.

Seluruh personel PMI juga disiagakan selama 24 jam untuk merespons berbagai kondisi darurat di lapangan. Masyarakat diimbau untuk memanfaatkan layanan yang tersedia di posko PMI jika membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Kegiatan ini mendapat respons positif dari para pemudik yang merasa terbantu di tengah perjalanan panjang menuju kampung halaman.

PMI Kabupaten Tangerang berkomitmen untuk terus hadir mendampingi masyarakat selama arus mudik, demi menciptakan perjalanan yang aman, sehat, dan nyaman. (*)

Exit mobile version