Site icon lintas24news.com

Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 Luncurkan Program MPL 2026, Perkuat Aksi Sosial dan Dukung UMKM Lokal

Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 luncurkan MPL 2026, program sosial berbagi makanan sekaligus dukung pertumbuhan UMKM lokal

Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 luncurkan MPL 2026, program sosial berbagi makanan sekaligus dukung pertumbuhan UMKM lokal. (Foto: Ist)

Jakarta, Lintas24News.com – PT Pegadaian Kantor Wilayah IX Jakarta 2 resmi meluncurkan program “Pegadaian Peduli Mengetuk Pintu Langit” (MPL) tahun 2026 sebagai langkah nyata memperkuat aksi sosial sekaligus mendorong pertumbuhan UMKM lokal di wilayah operasionalnya.

Program yang menjadi bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non-PUMK ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung kepada masyarakat melalui penyaluran bantuan makanan siap saji. Menariknya, seluruh bantuan tersebut dibeli dari Mitra Binaan, nasabah, serta pelaku UMKM di sekitar kantor cabang.

Langkah ini tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi strategi efektif dalam menggerakkan roda perekonomian pelaku usaha mikro yang selama ini menjadi mitra Pegadaian.

Pelaksanaan program melibatkan seluruh karyawan dari 52 kantor cabang di bawah Kanwil IX Jakarta 2, dengan cakupan wilayah yang luas mulai dari Cirendeu, Kalideres, Kebayoran Baru, hingga Tanjung Priok dan Tangerang.

Pemimpin Kantor Wilayah IX Pegadaian, Maryono, menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.

“Kami percaya keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari kontribusi nyata kepada masyarakat. Program MPL menjadi salah satu wujud komitmen tersebut,” ujarnya, Selasa, 17 Maret 2026.

Program MPL 2026 akan dilaksanakan dalam dua tahap, yakni Februari hingga April dan dilanjutkan kembali pada September hingga November. Penyaluran bantuan dilakukan secara rutin setiap bulan melalui kegiatan “Jumat Berkah”.

Selain itu, program ini juga sejalan dengan upaya mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya poin nomor 3 tentang kehidupan sehat dan sejahtera.

Dalam pelaksanaannya, setiap kantor cabang secara aktif mengkurasi produk makanan dari UMKM lokal untuk kemudian didistribusikan langsung kepada masyarakat penerima manfaat. Seluruh proses dijalankan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas agar bantuan tepat sasaran dan memberikan dampak optimal. (*)

Exit mobile version