Site icon lintas24news.com

GSIH BSD City Jadi Global Hub Ekosistem Digital, Sinar Mas Land dan KOMDIGI Perkuat Kolaborasi

Sinar Mas Land dan KOMDIGI menghadirkan GSIH BSD City sebagai Global Hub untuk memperkuat ekosistem digital dan inovasi Indonesia.

Sonny Hendra Sudaryana (Direktur Pengembangan Ekosistem Digital KOMDIGI), Edwin Hidayat Abdullah (Direktur Jenderal Ekosistem Digital KOMDIGI), Meutya Hafid (Menteri KOMDIGI), Irawan Harahap (CEO Urban Solution Development Sinar Mas Land) dan Ferry Salman (Managing Director Sinar Mas) dalam seremoni Launching Garuda Spark Innovation Hub. (Foto: Ist)

Lintas24News.com — Sinar Mas Land bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (KOMDIGI) memperkuat pengembangan ekosistem digital Indonesia melalui kehadiran Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City. GSIH BSD City diposisikan sebagai Global Hub yang mempertemukan startup, talenta digital, pelaku industri, investor, akademisi, komunitas, pemerintah, serta mitra global dalam satu ekosistem kolaborasi.

Pengembangan GSIH dinilai relevan dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia. Laporan e-Conomy SEA yang diterbitkan Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat nilai ekonomi digital Indonesia mencapai USD99 miliar pada 2026 dan diproyeksikan meningkat menjadi USD340 miliar pada 2030.

Pertumbuhan tersebut turut ditopang oleh semakin luasnya konektivitas digital. Sekitar 81 persen masyarakat Indonesia telah terhubung ke internet. Namun, besarnya potensi tersebut membutuhkan ekosistem yang mampu mempertemukan inovasi dan talenta dengan teknologi, industri, investasi, serta akses pasar yang lebih luas.

Kehadiran GSIH BSD City menjadi bagian dari jaringan Garuda Spark Innovation Hub yang dikembangkan KOMDIGI untuk memperluas akses pelaku ekosistem digital terhadap berbagai sumber daya dan jejaring yang dibutuhkan untuk mengembangkan inovasi.

Kolaborasi KOMDIGI dan Sinar Mas Land ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman pada 26 Agustus 2026 di GSIH BSD City, Gedung Biomedical Campus.

Nota kesepahaman tersebut ditandatangani Direktur Pengembangan Ekosistem Digital KOMDIGI Sonny Hendra Sudaryana dan CEO Urban Solution Development Sinar Mas Land Irawan Harahap. Acara tersebut disaksikan Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid, Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang Soma Atmaja, Direktur Jenderal Ekosistem Digital KOMDIGI Edwin Hidayat Abdullah, Sekretaris Dinas Kominfo, Statistik dan Persandian Provinsi Banten Karna Wijaya, Managing Director Sinar Mas Ferry Salman, serta Senior Vice President Corporate Affairs Sinar Mas Land Panji Himawan.

Dorong Kolaborasi Ekosistem Digital

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengapresiasi kehadiran GSIH BSD City. Menurut dia, platform tersebut dibutuhkan untuk mempertemukan berbagai elemen ekosistem digital yang selama ini berkembang di ruang masing-masing.

“Saya mengapresiasi terselenggaranya Launching Garuda Spark Innovation Hub di Biomedical Campus BSD City. Kehadiran GSIH ini penting untuk memastikan potensi digital Indonesia tidak berjalan sendiri-sendiri,” kata Meutya dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi, Selasa (1/9).

Menurut Meutya, GSIH dirancang sebagai ruang kerja bersama bagi talenta digital, startup, investor, industri, pemerintah, perusahaan, dan akademisi.

“Talenta, startup, investor, industri, pemerintah, perusahaan, dan para akademisi saat ini bekerja di ruangnya masing-masing. Garuda Spark kita lahirkan untuk membentuk satu ruang kerja bersama dari seluruh elemen tadi,” ujarnya.

Ia menegaskan prinsip “Locally Adopted, Nationally Coordinated, Globally Connected” sebagai landasan pengembangan ekosistem digital, khususnya dalam mendorong generasi muda Indonesia menghadapi transformasi digital.

KOMDIGI, lanjut Meutya, menargetkan jaringan GSIH dapat berkembang hingga 500 Spoke. Target tersebut tidak semata-mata berorientasi pada jumlah, tetapi juga pemerataan akses terhadap ekosistem digital.

“Target kita bukan hanya angka, tapi juga pemerataan. Mari kita jadikan GSIH sebagai ruang kerja bersama untuk membawa potensi dan gagasan menuju manfaat nyata bagi Tanah Air,” katanya.

BSD City sebagai Gerbang Global

CEO Urban Solution Development Sinar Mas Land Irawan Harahap mengatakan, GSIH BSD City merupakan Global Hub pertama dalam jaringan tersebut. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Sinar Mas Land membangun ekosistem yang menghubungkan inovasi dengan kebutuhan industri dan peluang pasar.

“GSIH di BSD City sebagai Global Hub pertama merupakan bagian dari upaya kami membangun ekosistem yang menghubungkan inovasi dengan kebutuhan industri dan peluang pasar,” ujar Irawan.

Melalui kolaborasi dengan KOMDIGI, GSIH BSD City diharapkan membuka akses bagi talenta, startup, teknologi, investor, serta jejaring ekosistem digital internasional.

Menurut Irawan, kehadiran GSIH juga memperkuat arah pengembangan BSD City sebagai kawasan yang mempertemukan aktivitas ekonomi, pendidikan, teknologi, dan inovasi dalam satu ekosistem.

“GSIH menjadi platform yang membantu menghubungkan inovasi dengan kebutuhan nyata industri dan membuka jalur menuju pasar global,” katanya.

Pengembangan tersebut sejalan dengan positioning GSIH sebagai “The New Home of Indonesia’s Digital Ecosystem & Global Gateway”, yang menempatkan BSD City sebagai salah satu titik penghubung bagi inovasi Indonesia menuju kolaborasi, industri, investasi, dan peluang global.

Kolaborasi Pemerintah dan Swasta

GSIH BSD City dihadirkan melalui skema Privately Owned, Government Operated (POGO). Dalam skema tersebut, Sinar Mas Land mendukung penyediaan infrastruktur fisik, sementara KOMDIGI mengorkestrasi program dan jejaring ekosistem.

Model kolaborasi ini mempertemukan startup, talenta digital, industri, investor, akademisi, pemerintah, komunitas, dan mitra global dalam sebuah ekosistem yang terintegrasi.

Skema POGO juga menjadi salah satu contoh kolaborasi pemerintah dan sektor swasta dalam membangun infrastruktur ekosistem digital. Pemerintah berperan dalam orkestrasi program dan pengembangan jejaring, sedangkan sektor swasta menyediakan lingkungan serta infrastruktur yang mendukung interaksi antarpelaku ekosistem secara berkelanjutan.

Didukung Akses Transportasi

GSIH BSD City berlokasi di Gedung Biomedical Campus, BSD City, yang memiliki akses terhadap sejumlah jaringan jalan tol, antara lain Tol Serpong-Balaraja (Serbaraja) Seksi 1A dan 1B, Tol Jakarta-Serpong yang terintegrasi dengan Tol JORR 1, serta jaringan Tol JORR 2 yang menghubungkan Bandara Soekarno-Hatta, Kunciran, Serpong, Cinere, Cimanggis, Cibitung hingga Cilincing.

Akses menuju GSIH BSD City juga didukung transportasi publik, antara lain BSD Link, feeder bus BSD City, serta layanan KRL Commuter Line melalui Stasiun Cisauk di Kawasan Intermoda BSD City dan Stasiun Jatake di Kawasan Hiera.

Dengan dukungan infrastruktur, konektivitas, dan jejaring kolaborasi tersebut, GSIH BSD City diharapkan menjadi salah satu simpul penting dalam memperkuat ekosistem inovasi digital Indonesia sekaligus membuka akses yang lebih luas bagi talenta dan pelaku industri nasional menuju jejaring global. (*)

Exit mobile version