Jakarta, 29 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat melakukan penanganan darurat pascabencana longsor dan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Sumatera Barat. Langkah ini diambil menyusul hujan ekstrem yang mengguyur wilayah tersebut pada 23–25 November 2025 lalu.
Menteri PU,
Dody Hanggodo, telah menginstruksikan seluruh unit teknis Kementerian PU untuk
turun langsung ke lapangan guna memastikan penanganan darurat berjalan secepat
mungkin, dan menempatkan aspek keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama.
Langkah cepat
tanggap yang dilakukan Kementerian PU ini merupakan tindak lanjut dari arahan
Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penanganan bencana yang
cepat, tepat, dan menyeluruh.
“Kementerian PU telah menginstruksikan seluruh Balai
yang ada di Sumatera Barat untuk bergerak cepat dan hadir di lokasi. Fokus kita
adalah membuka kembali akses utama, memastikan fungsi infrastruktur air baku
dan drainase, serta memberikan dukungan fasilitas dasar bagi masyarakat.
Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama,” ujar Menteri Dody.
Salah satu dampak paling signifikan dari cuaca ekstrem
ini adalah tertutupnya akses jalan nasional ruas Padang–Bukittinggi akibat
material longsor, khususnya di kawasan Lembah Anai. Kepala Balai Pelaksanaan
Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat, Elsa Putra Friandi, menjelaskan bahwa tim
di lapangan terus berupaya membersihkan material longsor agar jalur vital
tersebut dapat kembali dilalui.
“Akses jalan Padang–Bukittinggi terputus imbas tanah
longsor di daerah Lembah Anai. Longsor tersebut menutup jalan sehingga tidak
dapat dilewati. Saat ini sedang kita lakukan penanganan dan pembersihan.
Semalam ada satu titik yang sudah kita tangani, tetapi pagi tadi longsor lagi
dan ada beberapa tambahan titik lokasi,” jelas Elsa.
Sementara itu, Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera V
melaporkan intensitas hujan yang sangat tinggi, mencapai 212 mm/hari di DAS
Anai. Kondisi ini memicu luapan sungai, banjir, dan sedimentasi yang berdampak
pada sejumlah wilayah, termasuk Padang Pariaman, Kota Padang, Kabupaten Solok,
Tanah Datar, Agam, Pesisir Selatan, dan Pasaman Barat.
Kepala BWS Sumatera V, Naryo Widodo, mengungkapkan bahwa
pihaknya telah memobilisasi alat berat untuk menormalisasi fungsi infrastruktur
air yang terganggu.
“BWS Sumatera V telah mengirimkan beberapa unit alat
berat termasuk excavator long arm untuk menangani sedimen pada intake PDAM di
Sungai/Batang Kuranji serta mengirimkan bantuan bronjong ke daerah Solok dan
Tanah Datar,” kata Naryo.
Naryo menambahkan, BWS Sumatera V juga menyiapkan langkah
jangka panjang. “Kami juga menyiapkan penanganan lanjutan berupa
normalisasi sungai, pembentukan alur, serta usulan pembangunan struktur
pengendali banjir sesuai masterplan yang sudah tersedia,” tambahnya.
Selain fokus pada infrastruktur fisik, Kementerian PU
melalui Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Sumatera Barat
turut memberikan dukungan fasilitas bagi warga terdampak. Kepala BPBPK Sumatera
Barat, Maria Doeni Isa, menyebutkan bahwa bantuan sanitasi dan hunian sementara
telah didistribusikan.
Dua unit toilet portabel telah disiapkan di lokasi
terdampak, serta dua unit hunian umum (HU) dikirimkan ke SMP 44 Kecamatan Pauh,
Kota Padang, yang saat ini dialihfungsikan sebagai tempat penampungan sementara
bagi warga.
Menutup keterangannya, Menteri PU Dody Hanggodo
menegaskan komitmen pemerintah untuk mendampingi masyarakat hingga fase
pemulihan selesai. Kementerian PU terus melakukan pemantauan berkala dan
berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan penanganan berjalan
terpadu. Setelah tahap tanggap darurat, proses rehabilitasi dan rekonstruksi
akan dipersiapkan sesuai kebutuhan teknis di lapangan.
“Kementerian PU memastikan seluruh infrastruktur
yang rusak akan mendapatkan penanganan sesuai dengan kebutuhan teknis.
Pemerintah hadir sepenuhnya untuk memastikan masyarakat dapat segera kembali
beraktivitas dengan aman,” tutup Menteri Dody.
Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja,
Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo
Subianto.
#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak
Artikel ini juga tayang di vritimes
